Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?

Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?

Global | sindonews | Senin, 1 Juni 2026 - 15:19
share

Mahmud Sadis Buba, seorang politikus Nigeria dari daerah pemilihan Sabon Gari di Kaduna, baru-baru ini mendapati dirinya berada di tengah kontroversi aneh setelah dokumen yang bocor menunjukkan bahwa dia telah memalsukan usianya.

Menurut laporan media lokal, Buba secara resmi mengaku berusia 30 tahun, angka yang sesuai dengan persyaratan usia minimum konstitusional Nigeria untuk jabatan wakil rakyat.

Baca Juga: Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki

Namun, investigasi selanjutnya oleh media Peoples Gazette, yang menyelidiki catatan identitas para politisi Nigeria, mengungkapkan bahwa politisi bertubuh mungil ini sebenarnya berusia sekitar 16 tahun.

Siapa Mahmud Sadis Buba?

Dikenal secara lokal sebagai "Abin Al'ajabi" (yang berarti "Sang Keajaiban"), Buba menjadi pusat perhatian publik ketika dia mengumumkan niatnya untuk mengikuti pemilu 2027 untuk kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Namun, BBC melaporkan bahwa dia kemudian menarik diri dari pencalonan tersebut.

Dalam sebuah unggahan Facebook, dia mengumumkan bahwa dia telah menarik diri dari pencalonan untuk DPR dan berlaku segera. Dalam surat yang ditujukan kepada ketua dari partainya, All Progressives Congress (APC), dia dilaporkan menulis bahwa keputusan menarik diri itu "demi kepentingan APC".

Kisahnya mulai beredar di platform media sosial, dan karena dia terlihat sangat muda, para pengguna media sosial mulai berspekulasi tentang usianya.

Menurut laporan media lokal, dia beberapa kali secara terbuka mengeklaim bahwa dia berusia 30 tahun, dan untuk memperumit masalah lebih lanjut, selama wawancara dengan BBC Pidgin, dia mengklaim bahwa dia berusia 25 tahun dan sepenuhnya memenuhi syarat untuk posisi tersebut.

Sementara pengguna media sosial memperdebatkan ukuran tubuhnya yang kecil, dia mengatakan bahwa dia mengidap dwarfisme, suatu kondisi yang diklaimnya diwarisi dari kakeknya dari pihak ayah. Dia menegaskan bahwa tinggi badannya tidak akan pernah memengaruhi kemampuannya untuk bertugas di DPR atau Majelis Nasional.

"Saya tidak diciptakan Tuhan untuk menjadi seperti itu, dan bukan itu pula yang Dia inginkan dari diri saya. Kondisi yang saya miliki tidak pernah menjadi beban bagi saya; justru itulah yang saya banggakan," katanya.

"Beberapa orang, jika mereka tidak menyukai Anda, mereka akan berkata, 'Lihat betapa pendeknya dia, dia tidak tinggi'," imbuh dia.

Buba juga mengatakan kepada media setempat bahwa dia bekerja sebagai sopir dan saat ini menjabat sebagai ketua kelompok pendukung politik untuk Bola Tinubu dan Uba Sani. "Saya sudah lama berkecimpung di dunia politik, bahkan sejak zaman Buhari. Sekarang, kapan pun saya mau, saya bisa menemui presiden," paparnya, mengacu pada mantan presiden Muhammadu Buhari.

Namun setelah sejumlah dokumen, termasuk akta kelahirannya, bocor, warga setempat dan pengguna media sosial kini meragukan klaim kerdilnya. Bocoran dokumen tersebut telah memicu kemarahan luas dan memicu perdebatan sengit terkait proses verifikasi calon wakil rakyat di Nigeria. Namun, pihak berwenang belum secara resmi mengonfirmasi keaslian dokumen yang bocor tersebut.

Topik Menarik