Israel Ancam Perang Iran Segera Berkobar Lagi, AS Isi Ulang Persenjataan

Israel Ancam Perang Iran Segera Berkobar Lagi, AS Isi Ulang Persenjataan

Global | sindonews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 22:30
share

Menteri Pertahanan Israel Yisrael Katz mengatakan Israel dapat segera melanjutkan perang melawan Iran untuk mencapai tujuan yang diklaimnya. Ancaman ini muncul di tengah negosiasi yang terhenti.

Berbicara pada upacara pengangkatan komandan angkatan udara baru, Katz mengatakan Teheran telah menderita "pukulan yang sangat keras" selama setahun terakhir yang telah membuatnya mundur secara signifikan.

Ia menambahkan tantangan yang dihadapi Israel diperkirakan akan meningkat, sambil menggambarkan momen saat ini sebagai kesempatan bersejarah untuk membentuk kembali lanskap regional.

Katz mengatakan Presiden AS Donald Trump, berkoordinasi dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, memimpin upaya untuk mencapai tujuan perang, termasuk memastikan Iran tidak menimbulkan apa yang digambarkannya sebagai ancaman bagi Israel, Amerika Serikat, dan "dunia bebas".

"Kami mendukung upaya ini dan memberikan dukungan yang diperlukan, tetapi kami mungkin harus segera bertindak lagi untuk memastikan tujuan tersebut tercapai," kata Katz.Sementara itu, CENTCOM membagikan gambar operasi pengisian ulang Angkatan Laut AS selama konflik Iran.

Komando regional militer AS yang bertanggung jawab atas perang Iran mengatakan kapal-kapal Angkatan Laut AS sedang mengisi ulang persediaan dengan “bahan bakar, makanan, amunisi, dan perlengkapan penting”.

Komando Pusat (CENTCOM) membagikan foto-foto di media sosial yang dikatakan menunjukkan persediaan sedang dimuat ke kapal perusak rudal berpemandu USS Delbert D Black, yang dikatakan mendukung Gugus Serangan Kapal Induk USS Abraham Lincoln di wilayah tersebut.

Kepala Pentagon Pete Hegseth pekan ini mengatakan kepada Senat AS bahwa perang Iran sejauh ini telah menelan biaya sekitar USD25 miliar bagi militer AS. Namun, beberapa perkiraan menyebutkan biaya yang jauh lebih tinggi.

Baca juga: Presiden Pezeshkian Peringatkan AS Bisa Serang Iran Lagi selama Negosiasi

Topik Menarik