Israel Marah Besar kepada 3 Negara Ini karena Mendukung Iran, Salah Satunya Anggota NATO

Israel Marah Besar kepada 3 Negara Ini karena Mendukung Iran, Salah Satunya Anggota NATO

Global | sindonews | Senin, 20 April 2026 - 15:20
share

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon mengecam rekan-rekannya dari Prancis, China, dan Pakistan. Dia menuduh negara-negara mereka secara efektif mendukung Iran dengan diduga membuat kesepakatan untuk mengamankan jalur aman melalui Selat Hormuz.

Kecaman tersebut tampaknya berasal dari laporan media yang baru-baru ini menunjukkan bahwa kapal-kapal komersial dari ketiga negara tersebut dapat melewati Selat Hormuz selama blokade, dalam beberapa kasus dengan izin Iran, meskipun ada pembatasan yang lebih luas terhadap pelayaran yang diberlakukan oleh Teheran.

“Saya bertanya kepada duta besar Prancis: Berapa banyak uang yang Anda bayarkan kepada Iran untuk memindahkan kapal dengan aman melalui Selat Hormuz?” kata Danny Danon mengatakan dalam sebuah unggahan di X tak lama setelah berbicara di sesi Majelis Umum PBB tentang blokade Selat Hormuz, dilansir RT.

“Anehnya, dia tidak punya jawaban,” tulisnya, menambahkan: “Duta Besar China dan Pakistan juga tidak punya jawaban.”

Navigasi melalui Selat Hormuz, jalur utama yang menangani sekitar 20 aliran minyak dan gas alam cair global, telah terganggu sejak Teheran secara efektif memblokir jalur air tersebut sebagai tanggapan terhadap kampanye pengeboman AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari.

Pada hari Jumat, Iran membuka Selat untuk semua kapal komersial, dengan menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari pengaturan gencatan senjata yang terkait dengan gencatan senjata Israel-Lebanon, tetapi menutupnya kembali pada hari berikutnya.

Keputusan itu diambil ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan blokade AS terhadap pelabuhan dan pengiriman Iran akan tetap berlaku sampai kesepakatan damai tercapai. Washington memberlakukan pembatasan tersebut setelah pembicaraan bilateral di Pakistan gagal akhir pekan lalu.

Pada bulan Maret, Iran mengatakan bahwa kapal-kapal dari India, Cina, Rusia, Irak, Pakistan, dan Sri Lanka akan diizinkan untuk melewati jalur perairan penting tersebut. Beijing menduduki peringkat sebagai pembeli minyak Iran terbesar dan sebagian besar pasokannya melewati jalur perairan tersebut. Pada saat yang sama, otoritas Malaysia berterima kasih kepada Teheran karena mengizinkan kapal-kapal negara tersebut untuk melewatinya.

Pada bulan April, Financial Times melaporkan, mengutip data pelacakan, bahwa sebuah kapal kontainer milik perusahaan pelayaran Prancis telah berlayar melalui Selat Hormuz bersama dengan beberapa kapal lainnya.

Di PBB, Prancis sebelumnya memberikan suara mendukung resolusi yang mengutuk blokade Iran terhadap selat tersebut, Cina memveto langkah-langkah tersebut atau memberikan suara menentang kata-kata yang kritis, sementara Pakistan abstain.

Topik Menarik