Daftar Perang Termahal dalam Sejarah AS, Ada yang Setara 40 Kalinya APBN Indonesia
Keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam berbagai konflik global selalu diiringi dengan biaya fantastis. Dari Perang Dunia II hingga perang modern di Timur Tengah, anggaran yang digelontorkan tidak hanya menguras kas negara, tetapi juga meninggalkan beban jangka panjang.
Terbaru, perang bersama Israel melawan Iran, yang dimulai 28 Februari 2026, disebut-sebut berpotensi masuk dalam jajaran perang termahal dalam sejarah AS.
Baca Juga: Iran Merespons Langkah Trump Blokade Selat Hormuz: 'AS Akan Terperangkap dalam Pusaran Maut!'
Daftar Perang Termahal dalam Sejarah AS
1. War on Terror
•Biaya: Lebih dari USD8 triliun (Rp136.000 triliun)Angka ini setara dengan 40 kali APBN Indonesia, di mana APBN Indonesia sekitar Rp3.000 triliun hingga Rp3.500 triliun per tahun).Kampanye global "War on Terror" menjadi konflik paling mahal sepanjang sejarah AS. Dimulai pasca-serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11, operasi ini meluas ke berbagai negara.
•Cakupun Biaya Perang:-Operasi militer lintas negara-Keamanan dalam negeri-Perawatan veteran dan bunga utang
2. Perang Afghanistan
•Biaya: USD2,3 triliun (Rp39.100 triliun)Angka ini setara dengan 10 hingga 12 kali APB Indonesia.Perang Afghanistan berlangsung selama dua dekade dan menjadi perang terpanjang AS.
Target utama adalah Taliban dan jaringan al-Qaeda yang didirikan Osama bin Laden. Ironisnya, hasil perang ini pada akhirnya dinilai tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan Amerika.
3. Perang Irak
•Biaya: USD 1,9 triliun (Rp32.300 triliun)Invasi AS ke Irak di bawah Presiden George W. Bush menjadi salah satu keputusan paling kontroversial.Dalih senjata pemusnah massal yang dikembangkan rezim Saddam Hussein tidak terbukti, membuat perang ini menuai kritik global. Perang ini menumbangkan rezim Saddam Hussein, tapi biayanya terus membengkak.
4. Perang Iran 2026
•Biaya: Estimasi USD1–3 triliun (Rp17.000 triliun hingga Rp51.000 triliun)Konflik terbaru antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran mulai menunjukkan potensi biaya yang sangat besar.
Estimasi ini berdasarkan biaya operasi harian mencapai USD 1 miliar dan kerugian aset-aset tempur AS di seluruh wilayah Teluk yang hancur diserang Iran. Selain itu, penggunaan rudal dan sistem pertahanan mahal dan dampak lonjakan harga minyak global juga menjadi faktor penentu hitungan.
Jika eskalasi terus berlanjut, perang ini berpotensi menyamai Perang Irak bahkan mendekati Perang Afghanistan.
5. Perang Vietnam
•Biaya: USD1,2 triliun (Rp20.400 triliun)Angka awalnya sekitar USD 168 miliar pada 1965–1975. Jika disesuaikan dengan inflasi sekarang sekitar USD1,2 triliun.Perang Vietnam menjadi salah satu perang paling kontroversial dalam sejarah AS. Selain biaya besar, perang ini juga memicu gelombang protes besar di dalam negeri. Tragisnya, para sejarawan menilai AS adalah pihak yang kalah dalam perang ini.
6. Perang Dunia II
•Biaya: USD5 triliun (Rp85.000 triliun)Angka awalnya adalah sekitar USD296 miliar pada 1941–1945. Jika disesuaikan dengan nilai sekarang kira-kira USD4 triliun hingga USD5 triliun atau Rp68.000 triliun hingga Rp85.000 triliun.Keterlibatan AS dalam Perang Dunia II setelah Serangan Pearl Harbor menelan biaya luar biasa besar jika dihitung dengan nilai saat ini. Namun, perang ini juga mengukuhkan posisi AS sebagai kekuatan global.
7. Perang Korea
•Biaya: USD400 miliar (Rp6.800 triliun) Angka awalnya adalah USD30 miliar hingga USD34 miliar pada 1950–1953. Jika disesuaikan ke nilai sekarang kira-kira USD350 miliar hingga USD400 miliar atau Rp5.950 triliun hingga Rp6.800 triliun.Perang Korea mempertemukan kekuatan-kekuatan besar dunia di Semenanjung Korea. Meski berakhir tanpa kemenangan mutlak, biaya besar tetap harus ditanggung Amerika.
Sumber:Congressional Research Service.










