Militer AS Kecolongan! Drone Musuh Terdeteksi di Dekat Pangkalan Pesawat Pengebom B-52

Militer AS Kecolongan! Drone Musuh Terdeteksi di Dekat Pangkalan Pesawat Pengebom B-52

Global | sindonews | Senin, 23 Maret 2026 - 13:15
share

Beberapa drone tanpa izin dilaporkan terdeteksi di dekat pangkalan AS yang menampung pesawat pengebom berkemampuan nuklir.

Pangkalan Angkatan Udara Barksdale di negara bagian Louisiana, AS, yang menampung pesawat pengebom B-52 yang mampu membawa senjata nuklir, telah mendeteksi beberapa drone tanpa izin yang beroperasi di atas wilayah udaranya selama sekitar seminggu awal bulan ini.

Fox News melaporkan bahwa seorang pejabat pangkalan mengatakan pihak berwenang bekerja sama dengan penegak hukum federal dan lokal untuk menyelidiki pelanggaran tersebut.

"Menerbangkan drone di atas instalasi militer bukan hanya masalah keamanan, tetapi juga pelanggaran pidana berdasarkan hukum federal," katanya, dilansir Fox. Angkatan Udara AS juga melaporkan bahwa pasukan keamanan mengamati beberapa gelombang 12 hingga 15 drone yang beroperasi di atas area sensitif fasilitas tersebut, termasuk landasan pacu.

“Pesawat tersebut menunjukkan karakteristik sinyal non-komersial, tautan kontrol jarak jauh, dan ketahanan terhadap gangguan,” tambahnya.

Barksdale, yang terletak di sebelah timur Shreveport, memiliki populasi 15.000 jiwa dan mencakup area seluas 89 kilometer persegi (34 mil persegi).

Pengungkapan ini terjadi ketika Pentagon mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka juga sedang menyelidiki laporan tentang drone tak dikenal yang terlihat di dekat Fort Lesley J. McNair, sebuah instalasi militer utama di Washington, DC.

Hal ini terjadi di tengah agresi AS-Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari dengan pembunuhan mantan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan beberapa komandan senior.

Sebagai balasan, angkatan bersenjata Iran telah melakukan serangan rudal dan drone yang kuat terhadap kepentingan AS di kawasan tersebut dan posisi Israel di wilayah pendudukan.

Topik Menarik