Jika AS Luncurkan Serangan Darat, Iran Siapkan Kuburan Massal
Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Laksamana Muda Alireza Tangsiri mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat danIsrael, dengan mengatakan bahwa pulau-pulau Iran di Teluk Persia akan berubah menjadi kuburan bagi "para agresor pembunuh anak" jika terjadi invasi darat.
Laksamana Muda Alireza Tangsiri menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah unggahan di X, ketika Amerika Serikat dan Israel terus melakukan agresi terhadap Iran.
Tangsiri lebih lanjut mencatat bahwa fasilitas di Pangkalan Udara Al-Minhad di Uni Emirat Arab serta Pangkalan Udara Ali Al-Salem di Kuwait telah dihancurkan dengan sejumlah besar rudal balistik dan drone perusak.
“Pangkalan-pangkalan ini adalah titik awal agresi terhadap pulau-pulau Iran. Kami telah menyiapkan kuburan para agresor pembunuh anak-anak di semua pulau Iran,” katanya.
Perkembangan terbaru ini terjadi ketika Presiden AS Donald Trump mengklaim instalasi militer di pulau Kharg Iran telah dibom, mengancam akan memerintahkan serangan terhadap fasilitas minyak penting di sana jika Iran terus memblokir Selat Hormuz.
Buntut Kematian El Mencho Meksiko Masih Mencekam, Geng Narkoba Ngamuk Hancurkan Banyak Kota
Iran, pada gilirannya, telah memperingatkan bahwa
setiap agresi terhadap struktur minyak di Pulau Kharg yang strategis akan dibalas dengan penghancuran total fasilitas minyak dan gas di negara mana pun yang menjadi asal serangan tersebut.
Selat Hormuz, yang biasanya dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, telah ditutup secara efektif sejak agresi AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.
Ratusan kapal dilaporkan tetap berlabuh di dekatnya, sementara perusahaan pelayaran global dan eksportir minyak telah menghentikan operasi karena kekhawatiran keamanan.









