Rudal Iran Hantam Fasilitas Nuklir Israel di Dimona

Rudal Iran Hantam Fasilitas Nuklir Israel di Dimona

Global | sindonews | Minggu, 22 Maret 2026 - 07:15
share

Sekitar 50 orang terluka di Dimona, lokasi fasilitas nuklir di Israel selatan, menyusul rentetan rudal yang diluncurkan dari Iran. Kabar itu menurut laporan media Israel pada hari Sabtu (21/3/2026).

Kota Dimona di Israel selatan adalah rumah bagi fasilitas nuklir utama negara itu.

Laporan menyebutkan adanya serpihan yang jatuh dari pencegatan di Dimona, Israel selatan, rumah bagi pusat penelitian nuklir negara itu, menurut laporan Channel 12 Israel.

"Jatuhnya serpihan dari pencegatan telah dilaporkan di Dimona," kata layanan berita saluran tersebut.

Momen benturan tersebut terekam oleh kamera warga sekitar. Kebakaran terjadi di lokasi kejadian.Sekitar 50 orang terluka akibat serangan itu, menurut laporan media.

TV pemerintah Iran mengatakan serangan itu adalah "balasan" terhadap serangan sebelumnya di situs nuklir Natanz. Namun, menurut media lokal, "tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang dilaporkan" di Iran.

Militer Israel mengkonfirmasi "dampak langsung rudal Iran" pada satu bangunan di kota itu yang menampung fasilitas penelitian nuklir, menurut laporan AFP.

IDF menyatakan sedang menyelidiki kegagalan mencegat rudal balistik Iran yang menghantam Dimona.

Berikut perkembangan terbaru: Presiden AS Donald Trump telah menolak untuk menghentikan konflik, dengan mengatakan pasukan Amerika "telah menghancurkan segalanya" dan bersikeras "Anda tidak melakukan gencatan senjata ketika Anda benar-benar menghancurkan pihak lain."Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan Teheran sebagai "mitra yang setia dan dapat diandalkan" dalam pesan Nowruz yang dirilis Kremlin.

Irak telah menyatakan keadaan kahar (force majeure) pada ladang minyak yang dioperasikan asing setelah gangguan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz mengurangi produksi minyak mentah selatan dari sekitar 3,3 juta barel per hari menjadi sekitar 900.000 barel per hari, lapor Reuters, mengutip pejabat kementerian perminyakan.

Serangan drone memicu kebakaran besar di dekat kompleks militer yang terkait dengan AS di Baghdad, sementara Iran mengatakan drone-nya juga menargetkan infrastruktur militer di Bandara Ben Gurion Tel Aviv, termasuk depot bahan bakar dan lokasi pengisian bahan bakar pesawat.

Baca juga: Iran Klaim Tembak Pesawat Tempur Siluman F-35 AS

Topik Menarik