Perang Iran Memanas, AS Kirim Lagi Kapal Perang ke Timur Tengah
Satu kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), yang diyakini membawa ribuan Marinir dan pelaut, mendekati Selat Malaka dalam perjalanan menuju Timur Tengah. Data itu menurut data pelacakan maritim pada hari Selasa (17/3/2026).
Perkembangan ini terjadi di tengah perang AS-Israel yang sedang berlangsung melawan Iran dan serangan balasan Teheran, lapor Anadolu.
Para pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa kapal perang tersebut dikerahkan ke wilayah tersebut, tetapi tidak menyebutkan tujuan atau misi pastinya.
Eskalasi regional telah berkecamuk sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.Sementara itu, Al Jazeera telah berbicara dengan Kush Desai, asisten khusus Presiden AS Donald Trump dan wakil sekretaris pers senior di Gedung Putih.
“Kami sangat yakin akan melihat penyelesaian militer di sini dalam jangka waktu empat hingga enam minggu,” kata Desai, seraya mengklaim AS telah membuat kemajuan yang “menakjubkan” di Iran.
Trump sedang “mengerjakan rencana” untuk mengurangi dampak ekonomi, tambah Desai, termasuk menyediakan asuransi risiko politik sehingga kapal kargo dapat mulai bergerak melalui Selat Hormuz.
“Kami sangat yakin akan segera melewati gangguan jangka pendek ini dan kembali beraktivitas,” kata Desai.
Baca juga: Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka untuk Semua kecuali AS dan Sekutunya







