WFP Peringatkan Konflik Timur Tengah Bisa Dorong 45 Juta Orang dalam Kelaparan Akut pada Juni
Sebanyak 45 juta orang tambahan diproyeksikan akan menghadapi kelaparan akut jika perang Amerika Serikat-Israel di Iran berlanjut hingga Juni. Peringatan itu diungkap dalam pernyataan Program Pangan Dunia (WFP) di analisis terbarunya.
“Puluhan juta orang diperkirakan akan terdorong ke dalam kelaparan akut akibat kenaikan biaya pangan, minyak, dan pengiriman,” ungkap wakil direktur eksekutif organisasi tersebut, Carl Skau, kepada wartawan di Jenewa.
“Hal itu akan mendorong jumlah total orang yang mengalami kelaparan akut di dunia melebihi rekor saat ini yaitu 319 juta,” katanya.
Sementara itu, militer Israel mengatakan telah mendeteksi lebih banyak rudal yang ditembakkan dari Iran ke arah Israel.
Mereka mengatakan sistem pertahanan sedang berupaya mencegat rudal tersebut dan orang-orang di daerah yang terkena dampak akan menerima peringatan melalui ponsel.Pihak berwenang di Qatar baru saja mengirimkan peringatan yang menyatakan, "Ancaman keamanan telah dihilangkan dan situasi telah kembali normal."
Hal ini menyusul peringatan ancaman keamanan "tingkat tinggi" kedua yang dikirimkan beberapa saat yang lalu.
Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan angkatan bersenjatanya "berhasil mencegat gelombang kedua serangan rudal, yang menargetkan Negara Qatar".
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan telah melakukan gelombang baru serangan "berorientasi dampak dan tertarget" di seluruh wilayah sejak subuh.
Dalam pernyataan yang dilaporkan media Iran, dikatakan operasi tersebut dilakukan dengan "berbagai hulu ledak dengan bahan bakar padat dan cair" serta drone.
Baca juga: Menhan Israel Klaim Kepala Dewan Keamanan Iran Ali Larijani Tewas





