Hamas Minta Iran Berhenti Menargetkan Negara-negara Arab
Kelompok pejuang Palestina Hamas pada hari Sabtu menyerukan kepada Iran untuk menahan diri dari menargetkan negara-negara tetangga, sambil menegaskan hak Teheran untuk membela diri terhadap Israel dan Amerika Serikat.
“Sambil menegaskan hak Republik Islam Iran untuk menanggapi agresi ini dengan segala cara yang tersedia sesuai dengan norma dan hukum internasional, gerakan ini menyerukan kepada saudara-saudara di Iran untuk menghindari penargetan negara-negara tetangga,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Arabiya.
Sebelumnya, Qatar mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka mencegat dua rudal, setelah ledakan terdengar di ibu kota Doha dan pihak berwenang mengatakan mereka telah mengevakuasi beberapa area penting.
Pencegat terlihat menembak jatuh dua proyektil di atas area pusat kota Qatar dan ledakan terdengar, menurut wartawan AFP, saat Iran melanjutkan kampanye udara pembalasannya terhadap negara-negara Teluk.
Kementerian pertahanan negara itu mengatakan dalam dua unggahan terpisah pada hari Sabtu bahwa militernya telah "mencegat" serangan rudal yang menargetkan negara tersebut.
Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "mengevakuasi beberapa area penting sebagai tindakan pencegahan sementara, dalam kerangka memastikan keselamatan publik hingga bahaya berlalu."
Di distrik Musheireb, pusat kota Doha, beberapa warga menerima peringatan telepon yang menyuruh mereka untuk "segera mengevakuasi area tersebut... ke tempat teraman terdekat sebagai tindakan pencegahan sementara."
Puluhan warga dan beberapa tamu hotel di Musheireb bergegas ke tempat parkir bawah tanah untuk berlindung, menurut saksi mata seorang jurnalis AFP.
Petugas penegak hukum berada di jalanan dan beberapa area dikordon di Musheireb, yang menjadi lokasi kantor perwakilan raksasa teknologi AS Google dan perusahaan pembayaran AS American Express.Musheireb juga menjadi lokasi beberapa kantor pemerintah Qatar.
Di Lusail, utara Doha, polisi juga ditempatkan di pintu masuk kantor pusat Qatar untuk perusahaan teknologi AS Microsoft.
Militer Iran mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan melancarkan serangan terhadap kepentingan ekonomi AS dan Israel di kawasan itu, termasuk bank, sementara sebuah kantor berita Iran menyebutkan raksasa teknologi sebagai kemungkinan "target di masa depan."
Di daerah al-Gharafa di sebelah barat Doha, dekat kedutaan besar AS, beberapa warga juga menerima pesan evakuasi.
Pihak berwenang telah mengevakuasi gedung-gedung di sekitar misi Amerika di Doha pada tanggal 5 Maret setelah kedutaan besar AS di seluruh wilayah tersebut menjadi sasaran serangan Iran.Teluk telah menanggung beban serangan Iran sebagai tanggapan terhadap serangan AS-Israel yang memicu perang Timur Tengah, dengan Teheran menargetkan aset AS tetapi juga infrastruktur sipil.
Kemudian, dua drone jatuh di Oman pada hari Jumat, menyebabkan dua orang tewas, lapor Kantor Berita Oman resmi.
“Sebuah sumber keamanan melaporkan bahwa dua drone jatuh di kota Sohar, satu di Kawasan Industri al-Awahi, mengakibatkan kematian dua ekspatriat dan beberapa luka-luka,” kata laporan itu.
Laporan tersebut menambahkan bahwa drone lainnya jatuh di area terbuka kota tanpa meninggalkan jejak dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Apa Itu Patung Baal yang Dibakar dalam Peringatan Revolusi Iran? Ada Simbol Bintang Daud di Jidatnya
“Pihak berwenang yang bertanggung jawab terus menangani kedua insiden tersebut dan sedang menyelidikinya,” kata laporan itu.Lebih lanjut, laporan tersebut menyebutkan bahwa pihak berwenang “memuji kesadaran dan kerja sama warga dan penduduk dalam menahan diri untuk tidak menyebarkan gambar dan rumor.”
Laporan tersebut tidak memberikan informasi tentang asal usul drone tersebut.
Sejak 28 Februari, Israel dan AS telah menyerang target di Iran. Iran telah merespons dengan melancarkan serangan terhadap target Israel dan AS di kawasan tersebut, selain serangan drone dan rudal tanpa pandang bulu terhadap negara-negara tetangga.
Meskipun bukan pihak yang berperang dan sebelumnya berperan sebagai mediator antara Iran dan AS, Oman juga berulang kali menjadi sasaran serangan Iran.






