Trump Ultimatum Pasukan Iran: Letakkan Senjata atau Mati!
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengultimatum pasukan Iran untuk menyerah atau dibunuh. Ultimatum ini disampaikan setelah militer Amerika mengatakan telah menghancurkan markas besar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
“Sekali lagi saya mendesak [IRGC], militer dan polisi Iran untuk meletakkan senjata dan menerima kekebalan penuh atau menghadapi kematian yang pasti. Itu akan menjadi kematian yang pasti. Itu tidak akan menyenangkan,” kata Trump dalam pidato video, seperti dikutip dari Al Arabiya English, Senin (2/3/2026).
Baca Juga: AS Hancurkan dan Tenggelamkan 9 Kapal Angkatan Laut Iran
Dia mengatakan bahwa operasi tempur di Iran terus berlanjut dan akan terus berlangsung hingga semua tujuan Washington tercapai.
Trump mengonfirmasi bahwa tiga anggota militer AS telah tewas dan mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak korban, sembari bersumpah untuk membalas kematian para tentara Amerika.“Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut hingga semua tujuan kita tercapai. Kita memiliki tujuan yang sangat kuat,” katanya.Trump kemudian mendesak warga Iran untuk bangkit dan menggulingkan pemerintah mereka setelah serangan gabungan AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
“Saya menyerukan kepada semua patriot Iran yang mendambakan kebebasan untuk memanfaatkan momen ini, untuk berani, tegas, heroik, dan merebut kembali negara Anda. Amerika bersama Anda,” katanya.
Sebelumnya pada hari Minggu, Trump mengatakan dia membayangkan operasi militer selama empat minggu melawan Iran.
“Ini selalu merupakan proses empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu,” katanya kepada surat kabar Inggris, Daily Mail.
“Sekuat apa pun negara itu, ini adalah negara besar, akan memakan waktu empat minggu—atau kurang,” kata Trump.










