Bagaimana CIA Melacak Lokasi Khamenei?

Bagaimana CIA Melacak Lokasi Khamenei?

Global | sindonews | Minggu, 1 Maret 2026 - 17:09
share

CIA mengidentifikasi lokasi tepat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sesaat sebelum AS dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi mereka terhadap Iran. Iran, memberikan apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai intelijen "berakurasi tinggi" yang membentuk operasi tersebut. Demikian laporan The New York Times, mengutip para pejabat yang mengetahui masalah tersebut.

Bagaimana CIA Melacak Lokasi Khamenei?

1. CIA Melacak Khamenei selama Berbulan-bulan

Menurut laporan tersebut, intelijen AS telah melacak Khamenei selama berbulan-bulan, menyempurnakan pemahaman mereka tentang pergerakan dan pola keamanannya. Terobosan terjadi ketika CIA mengetahui bahwa Khamenei akan menghadiri pertemuan pagi para pejabat senior Iran di kompleks kepemimpinan di pusat Teheran.

Intelijen tersebut dibagikan kepada Israel, dan kedua negara menyesuaikan waktu serangan yang direncanakan—yang awalnya direncanakan untuk dilakukan di bawah kegelapan malam—untuk memanfaatkan peluang tersebut, memindahkannya agar bertepatan dengan pertemuan tersebut pada pukul 9:40 pagi waktu Teheran.

The New York Times mengatakan bahwa Gedung Putih dan CIA menolak untuk berkomentar tentang laporan tersebut.

2. Intelijen Israel Ikut Bermain

“Ali Khamenei menjadi sasaran operasi besar-besaran dan tepat sasaran yang dilakukan oleh Angkatan Udara Israel, dipandu oleh intelijen IDF yang akurat, saat ia berada di kompleks kepemimpinan pusatnya di jantung Teheran, di mana ia bersama dengan pejabat senior lainnya,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

Militer mengatakan Khamenei, yang menjabat sebagai pemimpin tertinggi sejak 1989, “bertanggung jawab langsung atas penindasan kekerasan terhadap warga Iran selama bertahun-tahun.”“Khamenei adalah arsitek rencana untuk menghancurkan Negara Israel dan dikenal sebagai ‘kepala gurita Iran,’ yang memperluas jangkauannya ke seluruh Timur Tengah dan hingga perbatasan Negara Israel. Yang terpenting di antaranya adalah organisasi teror Hizbullah. Pemimpin tertinggi rezim Iran bertanggung jawab atas serangan teroris terhadap Negara Israel, dan darah banyak warga sipil dari seluruh dunia ada di tangannya,” kata IDF.

IDF mengatakan telah “mengakhiri babak yang berlangsung selama beberapa dekade dengan melenyapkan pemimpin poros teror Iran.”

“Ekstilnya menambah daftar panjang eksodus anggota senior poros teror yang dilakukan oleh IDF selama perang,” tambah pernyataan itu.

Topik Menarik