Potret Veda Ega Pratama Diantar Orangtua Sebelum Cetak Sejarah Rebut Pole Position di Moto3 Australia 2026
PEMBALAP muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian setelah berhasil merebut pole position Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10/2026). Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena menjadi pole position pertamanya di ajang Moto3.
Di balik keberhasilan Veda mengungguli para pembalap dunia, dukungan keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya. Momen Veda bersama orangtuanya sebelum bertolak ke Australia pun menjadi sisi menarik dari perjuangan pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut.
Perjalanan menuju kompetisi internasional bukan perkara mudah. Selain harus mempersiapkan kemampuan di lintasan, Veda juga perlu menjalani perjalanan jauh, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta menghadapi tekanan persaingan di level dunia.
1. Momen Veda Ega Bersama Orangtua Sebelum Berangkat
Perjalanan seorang pembalap menuju kompetisi internasional tidak hanya berkaitan dengan persiapan teknis dan strategi balapan. Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang tersebut.
Hal tersebut tentu turut dirasakan Veda Ega. Jelang keberangkatan ke Australia untuk lanjutkan grand prix Moto3 pada akhir pekan ini, Veda terlihat mendapat dukungan penuh dari keluarga.
Usai menikmati waktu di Tanah Air karena baru saja melakoni Moto3 Mandalika 2026 pada 2 pekan lalu, Veda diantar orangtua ke stasiun menjelang keberangkatan ke Australia.
Momen itu terlihat dalam unggahan akun Tiktok @sudarmonomons54. Terlihat, Veda diantar ke Stasiun Tugu, Yogyakarta, oleh sang ayah dan ibunda tercinta.
Veda pun tak lupa berpamitan dan salim kepada orangtuanya. Dia bak meminta doa restu sebelum mentas di Moto3 Australia 2026. Momen ini menggambarkan sisi personal seorang atlet muda yang tengah mengejar impian di dunia balap.
Ayah Veda, Sudarmono, sendiri dikenal sebagai mantan pembalap nasional yang memperkenalkan dunia balap kepada putranya sejak kecil. Pengalaman sang ayah di dunia balap turut menjadi bagian dari perjalanan Veda hingga mampu bersaing di kejuaraan dunia.
2. Sempat Kesulitan di Latihan, Veda Bangkit Saat Kualifikasi
Perjuangan Veda di Moto3 Australia 2026 sendiri tidak berlangsung mudah sejak awal. Dalam sesi Practice pada Jumat 23 Oktober 2026, pembalap Honda Team Asia itu menempati posisi ke-16 sehingga harus berjuang melalui sesi kualifikasi pertama atau Q1.
Situasi tersebut membuat Veda harus bekerja ekstra untuk mendapatkan tiket menuju Q2. Sesi itu menentukan posisi start para pembalap untuk balapan utama.
Veda kemudian berhasil melewati Q1 dan melanjutkan perjuangannya di Q2. Di tengah persaingan ketat serta kondisi lintasan Phillip Island yang tidak sepenuhnya ideal, pembalap muda Indonesia itu mampu menunjukkan kecepatan kompetitif.
Perjuangannya akhirnya membuahkan hasil manis. Veda berhasil menjadi pembalap tercepat dalam sesi Q2 dan mengamankan posisi start terdepan untuk Moto3 Australia 2026.
Veda tampil impresif pada sesi kualifikasi kedua. Pembalap berusia 17 tahun itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 35,299 detik atau 1:35.299.
Catatan tersebut mengantarkannya ke posisi pertama, mengungguli pembalap Spanyol, Maximo Quiles, yang finis kedua dengan selisih waktu hanya 0,021 detik. Sementara itu, pembalap tuan rumah Joel Kelso menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 35,366 detik.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah karena Veda tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position dalam ajang Grand Prix. Keberhasilan mengamankan pole position menjadi modal berharga bagi Veda untuk menghadapi balapan utama Moto3 Australia 2026.
Memulai balapan dari posisi terdepan memberikan kesempatan bagi Veda untuk bersaing di barisan depan sejak awal. Namun, hasil akhir tetap ditentukan oleh performa saat balapan, strategi tim, kondisi lintasan, serta kemampuannya menghadapi tekanan dari para rival.









