Penyebab Ibunda Marsha Aruan Meninggal Terungkap, Sempat Sesak Napas

Penyebab Ibunda Marsha Aruan Meninggal Terungkap, Sempat Sesak Napas

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:10
share

Pihak keluarga akhirnya buka suara terkait penyebab meninggalnya ibunda Marsha Aruan, Lisa Diana Tambunan. Almarhumah diketahui sempat berjuang menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Senin, 19 Oktober 2026.

Paman Marsha Aruan, Benjamin, menjelaskan bahwa almarhumah sejatinya telah menjalani pengobatan rutin secara intensif selama dua bulan terakhir. Seluruh tahapan medis bahkan sempat berjalan dengan lancar.

"Bunda itu kan sudah tenang sebenarnya. Cuma memang sudah 2 bulan terakhir tuh kita sudah agak full pengobatan ya buat Bunda. Memang semuanya berjalan lancar sih sebenarnya, dari cycle pertama 21 hari selesai," kata Benjamin saat ditemui di rumah duka belum lama ini.

Baca Juga : Tangis Marsha Aruan dan Sang Adik Pecah saat Pemakaman Ibunda

Namun, situasi mendadak berubah drastis tak lama setelah almarhumah sempat diperbolehkan pulang ke rumah. Kondisinya tiba-tiba menurun drastis secara mendadak."Cuma kemarin tuh karena baru pulang, terus ya memang tiba-tiba aja sih, drop-nya mendadak," paparnya.

Keluarga mendapati almarhumah mengalami sesak napas akut hingga penurunan kadar oksigen di dalam darahnya. Tanpa menunggu lama, keluarga langsung melarikannya kembali ke Rumah Sakit.

"Sesak napas, sesak napas. Terus jadi saturasinya turun, turun. Waktu turun itu ya kita langsung bawa ke rumah sakit gitu untuk ditangani lebih lanjut," beber Benjamin.

Baca Juga : Jadi Yatim Piatu, Marsha Aruan dan Adiknya Berusaha Tegar: Doakan Kami Berdua Kuat

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, diketahui bahwa ada komplikasi infeksi akibat bakteri yang telah menjalar ke organ paru-parunya.

"Gangguan pernapasan. Jadi gangguan pernapasan akut, terus ternyata ada bakteri di paru-parunya," ungkap Benjamin.

Meski dokter telah mengupayakan tindakan medis terbaik untuk mengeluarkan racun dan menangani flek paru tersebut, takdir berkata lain. Mendiang meninggal dunia pada usia 58 tahun di ruang ICU rumah sakit.

Topik Menarik