Punya Kolesterol Tinggi? Ini Menu dan Waktu Sarapan yang Disarankan

Punya Kolesterol Tinggi? Ini Menu dan Waktu Sarapan yang Disarankan

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:11
share

Sarapan bukan cuma soal apa yang masuk ke piring, tetapi juga kapan makanan pertama dikonsumsi. Ternyata, bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi, waktu sarapan bisa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Orang dengan kolesterol tinggi disarankan sarapan sekitar satu hingga dua jam setelah bangun tidur. Kebiasaan makan sarapan secara rutin juga berkaitan dengan kadar LDL atau kolesterol “jahat” yang lebih rendah.

Sebaliknya, melewatkan sarapan justru dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan. Kebiasaan tidak sarapan justru disebut dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Baca Juga : 5 Tanda Kolesterol Tinggi di Kepala, Tak Melulu Leher Kaku

Bukan cuma kolesterol, kebiasaan melewatkan sarapan juga disebut berkaitan dengan tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan, penyakit jantung dan pembuluh darah, hingga diabetes tipe 2. Lalu, sarapan seperti apa yang lebih baik untuk membantu menjaga kolesterol?

1. Perbanyak buah dan sayurBuah dan sayuran mengandung vitamin, mineral, serat, serta berbagai senyawa tumbuhan yang bermanfaat bagi tubuh. Menambahkannya ke menu sarapan bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk membuat makanan pagi lebih bernutrisi.

2. Pilih makanan tinggi seratOatmeal, sereal dari gandum utuh, dan buah segar bisa menjadi pilihan. Makanan tinggi serat membantu pencernaan dan dapat mengurangi jumlah kolesterol yang diserap oleh usus.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Menu Sarapan Selain Yogurt yang Baik untuk Kesehatan Usus

3. Batasi bacon dan sosisDaging olahan seperti bacon dan sosis sebaiknya tidak terlalu sering menjadi menu sarapan. Makanan tersebut mengandung lemak jenuh dan natrium yang cukup tinggi, yang dapat berkontribusi terhadap meningkatnya kadar LDL. 4. Jangan berlebihan dengan makanan tinggi garamGaram memang tidak secara langsung meningkatkan kadar kolesterol. Namun, terlalu banyak natrium dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.

5. Tambahkan sumber omega-3

Ikan seperti salmon dan trout serta beberapa jenis yogurt dapat menjadi sumber lemak sehat omega-3. Asupan omega-3 disebut dapat membantu menurunkan LDL dan trigliserida.

Jadi, bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi, perhatian tidak cukup hanya diberikan pada jenis makanan yang dikonsumsi. Membiasakan sarapan dalam waktu sekitar dua jam setelah bangun dan memilih makanan tinggi serat dan rendah lemak jenuh, dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih mendukung kesehatan jantung.

Topik Menarik