Juicy Luicy Batal Tampil di Syalala Land usai Polemik di Batam
Grup band asal Bandung Juicy Luicy batal tampil di Syalala Land yang digelar Cirebon dan Purwokerto. Sebelumnya band tersebut menghadapi polemik batal tampil di Batam gara-gara permasalahan bagasi, kali ini nama Juicy Luicy disebut kembali
Kabar tersebut diumumkan oleh pihak penyelenggara melalui akun Instagram resmi mereka, @syalalaland.fest. Pihak penyelenggara mengemukakan bahwa langkah tegas ini diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh atas berbagai masukan.
“Untuk teman-teman Syalala Land. Beberapa waktu terakhir, kami menerima banyak masukan mengenai susunan penampil Syalala Land Cirebon dan Purwokerto. Kami membaca dan mempertimbangkannya dengan serius,” tulis manajemen Syalala Land, dikutip Selasa (22/9/2026).
Baca Juga : Penonton Tinggalkan Venue saat Juicy Luicy Tampil di Sukabumi, Imbas Polemik Batam?
Viral! Anak Bongkar Perselingkuhan Ibunya yang Sudah Terjalin 9 Tahun, Endingnya Bikin Nyesek
Lebih lanjut, pihak penyelenggara menegaskan bahwa pembatalan ini murni menjadi bentuk tanggung jawab mereka dalam menjaga kualitas serta kelancaran acara di kedua kota tersebut. Selain itu, penyelenggara juga mengungkapkan bahwa keputusan itu juga mempertimbangkan masukan dari penonton dan kebutuhan kedua acara.
“Setelah melakukan evaluasi, kami memutuskan untuk melakukan perubahan susunan penampil. Juicy Luicy tidak akan tampil pada Syalala Land Cirebon dan Purwokerto. Keputusan ini merupakan tanggung jawab kami sebagai penyelenggara, dengan mempertimbangkan masukan penonton dan kebutuhan kedua acara,” ungkap mereka.Meski harus mengambil keputusan berat, Syalala Land menegaskan setiap menghargai Juicy Luicy berserta tim manajemen dan berharap keputusan bisa disikapi dengan saling hormat tanpa adanya unsur pribadi.
Baca Juga : Juicy Luicy Tak Akan Kembalikan Honor Tampil di Batam, Mau Didonasikan
“Kami tetap menghargai Juicy Luicy beserta tim manajemen. Kami berharap perubahan ini dapat disikapi dengan saling menghormati, tanpa serangan pribadi kepada siapa pun,” tegas penyelenggara.
Menyadari bahwa perubahan lineup berpotensi mengecewakan penonton yang telah membeli tiket demi menyaksikan penampilan Juicy Luicy, penyelenggara berjanji akan segera mengumumkan nama penampil pengganti beserta mekanisme tindak lanjut bagi pemegang tiket.
“Kami memahami bahwa perubahan penampil juga dapat mempengaruhi rencana sebagian pemegang tiket. Informasi mengenai penampil pengganti dan tindak lanjut bagi pemegang tiket akan disampaikan melalui kanal resmi Syalala Land,” tambah pihak penyelenggara.Menutup pernyataannya, pihak Syalala Land mengapresiasi keaktifan publik dan penikmat musik yang telah menyampaikan aspirasi mereka demi terciptanya gelaran festival yang lebih baik.
“Terima kasih sudah menyampaikan pendapat kalian. Kepercayaan yang kalian berikan menjadi tanggung jawab kami untuk mempersiapkan acara ini sebaik mungkin,” pungkas mereka.
Kabar batalnya penampilan Juicy Luicy ini cukup mengejutkan, lantaran beberapa waktu yang lalu band asal Bandung itu juga sempat menuai kritikan dari netizen terkait penampilan mereka yang batal di XYZ Liveground di Batam karena permasalahan bagasi.
Polemik batalnya Juicy Luicy tampil di Festival XYZ Liveground Batam tersebut mencuat setelah sebelumnya pihak Juicy Luicy memberikan pengumuman tidak bisa tampil akibat kewajiban yang belum dipenuhi dari penyelenggara.
Namun, pihak penyelenggara dalam unggahan stories di akun instagram resminya kemudian memberikan penjelasan bahwa pihaknya sudah memenuhi semua kewajiban yang sudah disepakati dan dipersiapkan sebelum hari keberangkatan. Diantaranya mencakup pembayaran fee, tiket pesawat, hotel, hospitality hingga keperluan teknis lainnya. Tapi, saat keberangkatan pihak band, pihak penyelenggara menyebut adanya kebutuhan tambahan berupa biaya kelebihan bagasi yang harus dibayarkan di bandara. Penyelenggara pun menawarkan solusi agar band tetap bisa berangkat dengan pihak band membayar terlebih dahulu biaya tersebut dan akan diganti oleh pihak penyelenggara dengan sistem reimbursement di pagi harinya. Namun setelah proses komunikasi terkait hal itu, pihak band tidak melanjutkan perjalanan dan tidak dapat hadir dalam pelaksanaan XYZ.
Meski demikian, pihak Juicy Luicy sendiri telah menyampaikan klarifikasi serta kronologis versi mereka atas polemik tersebut. Hal itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka. Pihak Juicy Luicy menyebut narasi yang beredar di masyarakat terkesan diputarbalikkan. Padahal, seluruh tindakan yang mereka ambil sudah sesuai dengan kesepakatan awal yang justru diabaikan oleh pihak penyelenggara.
Pihak manajemen mengungkapkan bahwa penyelenggara tidak kunjung menyelesaikan kewajiban mereka. Menjelang acara, Juicy Luicy terus menagih kepastian dan pelunasan sejak H-7, tetapi respon yang diterima sangat lambat atau bahkan tidak dibalas sama sekali. Menurut mereka, kejadian seperti ini sangat jarang ditemui selama bertahun-tahun berkarir dan berkoordinasi dengan berbagai penyelenggara acara musik.
Mereka menuturkan kronologis bahwa pada hari keberangkatan, mereka mendapat informasi bahwa jadwal penerbangan direncanakan pukul 05.00 WIB. Namun, hingga malam hari belum ada kejelasan mengenai tiket.Ketidakpastian ini menyulitkan tim karena posisi Juicy Luicy berada di Bandung dan harus melakukan perjalanan darat terlebih dahulu menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Setelah meminta ketegasan, penyelenggara baru mengirimkan tiket keberangkatan pada pukul 22.26 WIB. Meski begitu, bukti pemesanan penginapan, tiket pulang, serta ketersediaan bagasi terdaftar (pre-paid baggage) belum juga dilampirkan. Padahal, poin-poin tersebut telah tercantum dalam kesepakatan riders.Saat diperiksa secara mandiri melalui situs resmi maskapai, biaya bagasi terdaftar tim mencapai sekitar Rp44 juta. Lonjakan biaya bagasi ini terjadi karena penyelenggara mendadak memindahkan maskapai penerbangan ke penyedia layanan yang hanya memberikan jatah bagasi gratis 15 kg per orang.
Mendekati tengah malam, penyelenggara menawarkan pembayaran awal sebesar Rp26 juta agar tim segera berangkat ke bandara, sementara sisanya dijanjikan lunas saat tim tiba di Soekarno-Hatta. Namun, janji transfer tersebut tidak pernah terbukti hingga tim tiba di lokasi.
Tepat di tengah malam, penyelenggara kemudian menawarkan untuk melakukan pembayaran 26 juta terlebih dahulu agar kami segera berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta sisanya akan dilunasi ketika kami sampai di bandara. Lagi-lagi semua hanya janji semata, sesampainya di bandara penyelenggara bahkan belum melakukan transfer 26 juta yang dijanjikan,” papar mereka.
Sesampainya di bandara, tim berpacu dengan waktu karena batas akhir penyerahan bagasi adalah pukul 04.00 WIB. Karena pembelian bagasi dilakukan langsung di counter bandara secara mendadak, harganya melonjak menjadi Rp64 juta.
Melihat situasi tersebut serta rangkaian janji yang tidak ditepati, Juicy Luicy merasa tidak ada lagi iktikad baik dan transparansi dari penyelenggara. Atas pertimbangan itu, mereka secara resmi memutuskan untuk batal terbang ke Batam.









