Kemendikdasmen Kembali Buka Beasiswa Jenjang S1/D4 untuk Guru

Kemendikdasmen Kembali Buka Beasiswa Jenjang S1/D4 untuk Guru

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 8 September 2026 - 12:30
share

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) memfasilitasi 32.828 guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S-1)/Diploma Empat (D-4) pada 2026 melalui Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, menekankan bahwa peningkatan kualitas guru merupakan bagian penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Baca juga: Ingin Kuliah di Korea Selatan? Ini 6 Beasiswa S1-S3 yang Bisa Jadi Rekomendasi

“Bangsa yang maju ditentukan oleh seberapa baik kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pendidikan merupakan kunci penting dalam membangun manusia Indonesia, terutama ditentukan dengan kualitas gurunya,” katanya, melalui siaran pers, Selasa (8/9/2026).

Beasiswa ini dibuka melalui kerja sama denganLembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Kemitraan ini diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru Gelombang 3.Ia menegaskan bahwa kesempatan memperoleh kualifikasi akademik harus terbuka bagi semua guru, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Baca juga: Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Pendaftaran

“Kualifikasi bukanlah mimpi. Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Mendikdasmen membuka kesempatan bagi guru-guru yang memiliki keterbatasan untuk bisa belajar di perguruan tinggi,” tegasnya.

Beasiswa ini tidak membebani guru untuk meninggalkan tugas utamanya untuk mengajar. Sebab, Nunuk menjelaskan, program ini dirancang agar guru tetap dapat menjalankan tugasnya di sekolah selama mengikuti perkuliahan. LPTK penyelenggara memberikan skema perkuliahan secara fleksibel sehingga guru dapat belajar tanpa meninggalkan sekolah dan murid-muridnya.

Pada Gelombang 3 tahun 2026, sebanyak 45.660 guru mendaftar, dan 32.828 guru difasilitasi mengikuti program. Peserta terdiri atas 25.936 guru dan pendidik PAUD, 3.278 guru SD, 3.391 guru mata pelajaran jenjang SMP, SMA, dan SMK, serta 223 guru SLB. Dengan total 127 LPTK dimana sebanyak 35 LPTK yang baru bergabung turut bergotong royong mendukung pemenuhan kualifikasi akademik guru pada tahun ini.Nunuk mengatakan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan bentuk gotong royong untuk menjawab tantangan peningkatan kualitas guru.

“Perjanjian kerja sama yang dilakukan bersama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan merupakan salah satu bentuk gotong royong dalam memajukan pendidikan. Dengan semangat kolaboratif dan bersinergi, bergerak bersama memajukan pendidikan melalui peningkatan kualitas guru,” katanya.

Lebih jauh, pemenuhan kualifikasi S-1/D-4 ini sekaligus membuka jalan bagi guru untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu dan memperoleh sertifikasi pendidik. Pada 2026, sebanyak 8.900 guru ditargetkan menyelesaikan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik Gelombang 1 melalui skema afirmasi untuk kemudian melanjutkan ke program PPG.

Nunuk mengingatkan bahwa indikator keberhasilan program tidak sekadar bermuara pada lembar ijazah, melainkan pada peningkatan mutu pembelajaran yang dirasakan langsung oleh murid.

“Program ini bukan hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi lebih jauh mendukung upaya dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Tak hanya kualifikasi yang terpenuhi, namun juga meningkatnya kompetensi guru dalam melaksanakan proses belajar dan mengajar di kelas,” pesannya.

Topik Menarik