Akibat Abu Vulkanik, Andrew Andika Batal Ajak Istri Babymoon ke Bali
JAKARTA, iNews.id - Andrew Andika terpaksa membatalkan rencana babymoon bersama sang istri, Violentina Kaif, yang tengah hamil delapan bulan. Rencana berlibur ke Bali itu batal karena kondisi udara di sekitar kediamannya dipenuhi abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Andrew mengaku khawatir paparan abu vulkanik dapat mengganggu kesehatan sang istri dan janin. Karena itu, dia memilih membatasi aktivitas di luar rumah dan memastikan kondisi kediamannya tetap aman.
"Di rumah kena (abu vulkanik). Ini lagi banyak debu, terus jadi takut keluar ya. Jadi pengen di rumah aja gitu. Terus pintu juga ditutup-tutupin gitu. Karena lumayan kerasa juga di rumah abu-abunya," kata Andrew Andika di kawasan Bogor, Jawa Barat belum lama ini.
Padahal, Andrew sebelumnya telah menyiapkan agenda khusus untuk menghabiskan waktu bersama Violentina sebelum kelahiran buah hati mereka. Bali menjadi salah satu tujuan yang sempat dipertimbangkan untuk babymoon.
Namun, kondisi abu vulkanik membuat pasangan tersebut mengurungkan niat bepergian jauh. Bahkan, Andrew sempat mempertimbangkan lokasi yang lebih dekat sebagai alternatif.
"Tadinya kita mau ke luar kota, mau ke Bali gitu mau babymoon. Terus akhirnya karena... udahlah gitu loh. Tadinya rencananya mau babymoon yang dekat-dekat aja lah ke Jonggol gitu," ucapnya.
Selain kondisi udara, kehamilan Violentina yang sudah memasuki usia delapan bulan juga menjadi pertimbangan Andrew. Dia melihat sang istri mulai lebih mudah merasa lelah ketika beraktivitas.
"Pas kemarin sempat coba jalan-jalan ke mall juga istri juga udah susah jalannya kan gitu, 'Aduh capek pengen duduk, pengen duduk' gitu. Akhirnya udah deh mendingan nggak usah ke mana-mana gitu," kata Andrew.
Dengan kondisi tersebut, Andrew akhirnya memilih untuk tidak memaksakan rencana liburan. Dia kini lebih memprioritaskan kenyamanan dan kesehatan Violentina serta calon buah hati mereka.
Andrew pun akan menemani sang istri beraktivitas di rumah sembari menanti kelahiran buah hati mereka. Hari Perkiraan Lahir (HPL) Violentina diprediksi jatuh pada akhir Oktober atau awal November mendatang.









