Review Serial My Chef in Crime di VISION+, Chef Ikutan Bongkar Kasus Pembunuhan!

Review Serial My Chef in Crime di VISION+, Chef Ikutan Bongkar Kasus Pembunuhan!

Gaya Hidup | inews | Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:34
share

JAKARTA, iNews.id – Serial terbaru VISION+, My Chef in Crime mengisahkan Rama, seorang chef sekaligus pemilik restoran keluarga, yang tiba-tiba menjadi tersangka utama dalam kasus kematian Chef Anthony, rivalnya. 

Dengan perpaduan kuliner, investigasi kriminal, drama keluarga, dan slow burn romance, My Chef in Crime menawarkan cara yang cukup berbeda untuk menikmati cerita crime thriller.  Untuk nonton serial My Chef in Crime di VISION+, cukup klik link di sini. 

Sinopsis serial My Chef in Crime 

Punya keahlian memasak memang bisa membuat seseorang menjadi chef terkenal. Namun, bagaimana kalau kemampuan tersebut justru digunakan untuk memecahkan kasus pembunuhan? 
Hal inilah yang dialami Rama (Roy Sungkono), pemilik sekaligus chef restoran keluarga Kalu Warga. Hidupnya berubah setelah Chef Anthony Fahrozi, seorang celebrity chef sekaligus rivalnya, ditemukan tewas di dapur Restoran Krakatoa. 

Masalahnya, Rama dicurigai menjadi tersangka utama. Detektif Vita (Sintya Marisca) kemudian ditugaskan untuk menyelidiki kasus tersebut bersama Bayu (Jeremie J. Tobing), penyidik senior yang datang dari kantor pusat. 

Namun, Vita tidak menemukan bukti kuat yang menunjukkan bahwa Rama benar-benar terlibat dalam pembunuhan tersebut. 

Hasil autopsi justru menemukan kandungan tetrodotoxin dalam tubuh Chef Anthony. Rama yang ingin membersihkan namanya kemudian menawarkan bantuan dalam penyelidikan. Dengan pengetahuan kulinernya, ia membantu mengidentifikasi bagaimana racun tersebut bisa berkaitan dengan kematian Chef Anthony. 

Dari sinilah penyelidikan mereka semakin melebar. Satu demi satu petunjuk membawa Rama dan Vita pada keberadaan kitchen staff misterius, bahan-bahan ilegal, hingga kasus perdagangan manusia.  

Review serial My Chef in Crime 

1. Chef bukan cuma masak, tapi ikut memecahkan kasus pembunuhan 

Hal paling menarik dari My Chef in Crime adalah premisnya. Biasanya, ketika membicarakan cerita kriminal, kita akan menemukan polisi, detektif, forensik, atau investigator yang mencari bukti dari TKP. Namun, serial ini memasukkan satu elemen yang cukup tidak biasa: dunia kuliner. Rama bukan sekadar chef yang kebetulan terlibat dalam kasus pembunuhan. 

Keahliannya justru menjadi bagian penting dalam proses investigasi. Teknik memasak, bahan makanan, hingga pengetahuan tentang kuliner digunakan untuk membaca petunjuk yang ditinggalkan dalam sebuah kasus. Bahkan, salah satu gagasan utama serial ini adalah bagaimana teknik memasak dapat diparalelkan dengan cara kerja forensik. 

Jadi, dapur di My Chef in Crime bukan cuma tempat untuk membuat makanan. Dapur juga bisa menjadi tempat ditemukannya petunjuk. Konsep tersebut membuat serial ini punya daya tarik tersendiri karena penonton diajak melihat kasus kriminal dari sudut pandang seorang chef. 

2. Kasus Chef Anthony ternyata cuma permulaan 

Kalau kamu mengira misteri kematian Chef Anthony akan menjadi satu-satunya kasus dalam serial ini, siap-siap dibuat penasaran. Kematian Chef Anthony ternyata hanya membuka pintu menuju persoalan yang jauh lebih besar. Yang menarik, misterinya tidak berhenti pada siapa yang membunuh Chef Anthony. Dari kebenaran yang terkuak, kasus yang awalnya terasa seperti murder mystery berubah menjadi pencarian kebenaran tentang masa lalu keluarga. 

3. Hubungan Rama dan Vita bikin kasusnya makin menarik 

Di tengah kasus pembunuhan dan investigasi yang semakin rumit, ada satu hubungan yang belum benar-benar selesai, yaitu Rama dan Vita. Vita merupakan cinta pertama Rama. Kini mereka kembali dipertemukan dalam situasi yang cukup tidak ideal, satu orang menjadi tersangka, sementara yang lainnya merupakan penyidik yang harus mengusut kasus tersebut. 

Awalnya, keduanya tentu tidak bisa langsung bekerja sama dengan mudah. Hubungan mereka kemudian perlahan memperlihatkan sisi personal yang lebih dalam. Vita yang dikenal tegas dan idealis mulai menunjukkan sisi rapuhnya kepada Rama, sementara perasaan lama yang belum benar-benar hilang perlahan muncul kembali.  

Jadi, jangan berharap mendapatkan romance yang langsung sat-set. Hubungan Rama dan Vita memang dibangun sebagai slow burn romance, berjalan beriringan dengan kasus kriminal yang sedang mereka pecahkan. 

4. Bukan cuma soal pembunuhan, drama keluarganya juga kuat 

Salah satu hal yang membuat My Chef in Crime tidak terasa seperti crime thriller yang hanya fokus pada kasus adalah konflik keluarganya. Rama memiliki hubungan yang cukup dekat dengan keluarga yang mengelola restoran Kalu Warga. 

Ada Anya, sepupu Rama yang membantu mengurus restoran, serta Mamih Euis yang menjadi salah satu sosok penting dalam kehidupan keluarga mereka. Semakin Rama berusaha menyelesaikan kasus pembunuhan, semakin banyak pula rahasia keluarganya yang terbuka. 

5. Plot twist-nya makin serius memasuki pertengahan cerita 

Kalau tiga episode pertama lebih banyak digunakan untuk membangun misteri, cerita mulai bergerak semakin gelap. Rama bahkan mulai bertindak sendiri karena terlalu terobsesi dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada.  Dengan pengungkapan tersebut, misteri yang sejak awal berpusat pada kematian Chef Anthony akhirnya kembali ke persoalan keluarga Rama dan masa lalu orang-orang terdekatnya. 

6. Siap-siap tegang sekaligus ikut penasaran sama petunjuk kecilnya 

Salah satu daya tarik My Chef in Crime bukan hanya pada adegan investigasinya, tetapi juga bagaimana detail kuliner digunakan sebagai bagian dari teka-teki. Setiap bahan, teknik, hingga cara pengolahan makanan berpotensi menjadi petunjuk. 

Konsep tersebut membuat penonton tidak hanya menunggu siapa pelakunya, tetapi juga bisa ikut mencoba mengurai bagaimana sebuah bukti berhubungan dengan kasus. Apalagi serial ini memang dirancang untuk menghadirkan teori tentang pelaku, racun, clue kecil, dan twist yang tidak mudah ditebak. 

Jadi, kalau kamu tipe penonton yang suka berhenti sejenak setelah sebuah adegan untuk berpikir, "Eh, jangan-jangan benda tadi ada hubungannya sama kasusnya?", My Chef in Crime punya ruang yang cukup besar untuk membuatmu ikut bermain sebagai detektif dari rumah. 

Jadi, apakah My Chef in Crime layak masuk watchlist? 

Kalau kamu bosan dengan cerita kriminal yang itu-itu saja, My Chef in Crime punya satu alasan kuat untuk dicoba: cara ceritanya memadukan kuliner dengan investigasi kriminal. Serial ini tidak hanya menawarkan kasus pembunuhan, tetapi juga konflik keluarga, misteri masa lalu, sedikit romance, dan humor di tengah situasi yang cukup serius. 

Rama dan Vita menjadi pusat cerita yang membawa penonton mengikuti satu kasus ke kasus lainnya. Sementara itu, karakter seperti Lisa, Anya, Mamih Euis, dan Bayu memberikan konflik tambahan yang membuat ceritanya tidak hanya bergantung pada misteri utama. 

Pada akhirnya, My Chef in Crime menawarkan pengalaman menonton dengan "dua rasa": visual makanan yang menggugah selera sekaligus ketegangan dari kasus kriminal yang terus berkembang. Karena di serial ini, sebuah hidangan bukan cuma hidangan. Bisa jadi, di balik rasanya ada sebuah petunjuk. 

Saksikan My Chef in Crime hanya di VISION+ dan ikuti perjalanan Rama dan Vita saat mengurai misteri, mencari kebenaran, serta menghadapi kasus yang ternyata menyimpan lebih banyak rahasia daripada yang terlihat di awal. Download aplikasi VISION+ dan aktifkan paket VISION+ Premium mulai Rp20.000,- per bulan. 

Topik Menarik