Bukan Cuma Begadang, Ini Kebiasaan Buruk Sebelum Tidur Bisa Ganggu Kesehatan Ginjal

Bukan Cuma Begadang, Ini Kebiasaan Buruk Sebelum Tidur Bisa Ganggu Kesehatan Ginjal

Gaya Hidup | inews | Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32
share

JAKARTA, iNews.id - Begadang bukan satu-satunya kebiasaan sebelum tidur yang perlu diwaspadai jika ingin menjaga kesehatan ginjal. Ada sejumlah kebiasaan sederhana yang sering dilakukan tanpa disadari ternyata dapat berdampak terhadap kesehatan saluran kemih dan ginjal jika menjadi rutinitas.

Dokter Spesialis Urologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Andika Afriansyah, mengungkap empat kebiasaan sebelum tidur yang perlu diperhatikan. Dia menyampaikan hal tersebut melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Tidak Buang Air Kecil Sebelum Tidur

Kebiasaan pertama adalah tidak buang air kecil sebelum tidur. Menurut dr. Andika, buang air kecil sebelum tidur dapat menjadi salah satu kebiasaan yang baik untuk menjaga kesehatan saluran kemih.

Urine merupakan limbah cair yang perlu dikeluarkan dari tubuh. Dia mengingatkan agar seseorang tidak membiarkan urine terlalu lama berada di dalam kandung kemih.

“Urin itu adalah limbah, dan limbah yang kamu diamkan 7 sampai 8 jam di kandung kemihmu saat kamu tidur, itu adalah tempat bakteri parti-parti semalaman. Dari kandung kemih, dia bisa manjat ke ginjal via ureter. Jadilah infeksi ginjal. Jadi kencing dulu itu ritual wajib sebelum kamu nyentuh bantal di tempat tidurmu,” kata dr. Andika, dikutip Rabu (12/8/2026).

Merokok atau Menggunakan Rokok Elektrik

Kebiasaan kedua adalah merokok atau menggunakan rokok elektrik sebelum tidur. Nikotin diketahui dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga dapat memengaruhi aliran darah ke berbagai organ tubuh.

Menurut dr. Andika, kondisi tersebut juga perlu diperhatikan karena ginjal membutuhkan aliran darah yang baik untuk menjalankan fungsinya.

“Ginjal yang harusnya dapat aliran darah yang santai, pelan di malam hari, malah dicekik pelan-pelan karena adanya nikotin,” katanya.

Makan Makanan Asin Sebelum Tidur

Kebiasaan ketiga adalah mengonsumsi makanan dengan kandungan garam atau natrium tinggi sebelum tidur. Kebiasaan ini cukup sering terjadi ketika seseorang tidur larut malam dan merasa lapar.

Camilan asin hingga mi instan kerap menjadi pilihan untuk mengatasi rasa lapar pada malam hari. Namun, konsumsi natrium berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan cairan dan berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah.

Tekanan darah yang tinggi dan berlangsung dalam jangka panjang dapat memberikan beban pada ginjal. Karena itu, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam sebaiknya tidak dilakukan secara terus-menerus, terutama menjelang waktu tidur.

Begadang

Kebiasaan terakhir adalah begadang. Tidur merupakan waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan berbagai proses pemulihan setelah beraktivitas sepanjang hari.

Kurang tidur atau sering begadang dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, termasuk pengaturan tekanan darah. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap kesehatan secara keseluruhan.

dr Andika pun mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan begadang sebagai kebiasaan sehari-hari.

“Kalau kita begadang terus, ginjal kita dipaksa lembur tiap malam tanpa pernah dibayar. Jangan sampai kamu seumur hidup harus sewa mesin cuci darah karena empat kebiasaan simpel tadi,” katanya.

Sebab itu, menjaga kesehatan ginjal tidak hanya dilakukan dengan mencukupi kebutuhan cairan, tetapi juga memperhatikan kebiasaan sehari-hari. Menghindari rokok, membatasi makanan tinggi garam, menjaga pola tidur, serta tidak mengabaikan kebutuhan buang air kecil dapat menjadi bagian dari pola hidup yang lebih sehat.

Topik Menarik