Cerita Queenzha, Mahasiswa Termuda Unpad yang Berhasil Masuk Kedokteran Gigi
Cerita Queenzha Khayraanis Sivgiya menjadi salah satu kisah menarik di balik penerimaan mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) Tahun Akademik 2026/2027. Di usianya yang baru 15 tahun, Queenzha berhasil mewujudkan cita-citanya untuk berkuliah di kampus yang telah menjadi targetnya sejak duduk di bangku SMA.
Queenzha kini tercatat sebagai mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Gigi Unpad sekaligus menjadi salah satu mahasiswa termuda di universitas tersebut. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan lebih cepat setelah mengikuti program akselerasi saat duduk di bangku SMA.
Baca juga: Bank Indonesia Buka Rekrutmen PCPM Angkatan 41, Cek Syarat dan Bidang Studi yang Dibutuhkan
Setelah resmi menjadi mahasiswa Unpad, Queenzha mulai menjalani berbagai kegiatan pengenalan kehidupan kampus, salah satunya melalui PAMUKA 2026 pada Rabu (8/5/2026).
Iamengungkapkan bahwa kampus negeri yang berlokasi di Jawa Barat ini memang telah menjadi kampus incarannya sejak awal SMA. Keinginannya itupun akhirnya terwujud setelah dirinya menyelesaikan pendidikan melalui jalur akselerasi.“Saya memang sudah menargetkan masuk Unpad sejak awal SMA. Alhamdulillah sekarang cita-cita itu bisa terwujud,”ujarnya, dikutip dari laman Unpad, Sabtu (8/8/2026).
Baca juga: Pengumuman Hasil Seleksi Magang Nasional 2026 Batch 1 Hari Ini, Cek di Maganghub
Menjadi mahasiswa baru di usia 15 tahun memberikan pengalaman baru baginya. Salah satunya ketika mengikuti PAMUKA yang menjadi kesempatan baginya untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus bertemu dengan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Ia menerangkan, pengalaman pertamanya mengikuti PAMUKA berlangsung menyenangkan dan memberikan kesan tersendiri. Kegiatan tersebut membuatnya mulai memahami kehidupan sebagai mahasiswa Unpad.
“Pengalaman pertama mengikuti Pamuka sangat menyenangkan dan berkesan. Saya jadi lebih mengenal lingkungan kampus, bertemu teman-teman baru dari berbagai fakultas, serta mulai merasakan suasana sebagai mahasiswa Unpad,” katanya.Baca juga: Rekrutmen Dosen Tidak Tetap ITB 2026 Diperpanjang, Tersedia 70 Formasi untuk Lulusan S2 dan S3
Dari berbagai materi yang diterimanya selama PAMUKA, sesi Mengenal Jati Diri Unpad menjadi salah satu yang paling berkesan. Melalui sesi tersebut, ia pun mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi diri dan membangun karakter sebagai mahasiswa.
PAMUKA juga memperkenalkannya pada berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di Unpad. Pengetahuan tersebut menjadi bekal baginya untuk menjalani kehidupan perkuliahan sekaligus memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia di kampus.
Ke depan, ia berencana tidak hanya fokus pada kegiatan akademik. Ia juga ingin aktif mengikuti organisasi mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk memperluas pengalaman serta relasi.
Keinginan tersebut menjadi hal baru baginya karena ketika SMA, Queenzha belum memiliki kesempatan untuk aktif berorganisasi akibat harus fokus mengikuti program akselerasi.
“Selama SMA saya belum sempat mengikuti organisasi karena fokus pada kelas akselerasi. Di Unpad saya ingin mencoba aktif di organisasi dan UKM agar bisa menambah relasi sekaligus memperluas wawasan,” tutur Queenzha.
Kronologi Perempuan asal Pati Ngaku Istri Siri Vicky Prasetyo, Ditelantarkan saat Hamil 9 Bulan
Menjalani perkuliahan di usia yang relatif muda, Queenzha berharap pengalaman selama menjadi mahasiswa Unpad dapat membantunya berkembang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.










