Insanul Fahmi Akui Pernah Depresi dan Menyesal Setelah Berpisah dengan Wardatina Mawa
Insanul Fahmi akhirnya buka suara mengenai kondisi psikologisnya setelah resmi menyandang status sebagai duda. Sempat melewati masa-masa sulit pasca-perpisahan dengan Wardatina Mawa, Insanul mengaku kini lebih banyak melakukan evaluasi diri dan mencoba untuk tetap tegar.
Dalam sebuah wawancara, Insanul tak menampik bahwa dirinya sempat mengalami masa galau yang hebat. Ia bahkan mengaku bahwa di masa lalu, dirinya seringkali mencari kambing hitam atas permasalahan yang menimpanya.
Baca juga: Resmi Cerai, Tuntutan Nafkah Wardatina Mawa Rp30 Juta Dipangkas Jadi Rp3 Juta
"Pasti pernah lah ya (depresi). Ya dulu, kalau dulu kan banyak nyalahin orang. Sekarang mungkin kayak lebih kayak qadarullah, terus habis itu banyak evaluasi diri pastinya," ungkap Insanul Fahmi saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.
Kini, Insanul memilih untuk bersikap lebih rendah hati. Ia menilai bahwa rentetan ujian yang menimpanya belakangan ini merupakan teguran agar dirinya tidak menjadi pribadi yang arogan."Enggak boleh salah ambil langkah lagi, enggak boleh sombong, enggak boleh banyak nyalahin orang. Karena apapun yang diambil keputusannya itu kan pasti ada sangkut pautnya sama keputusan yang kita ambil," sambungnya.
Baca juga: Insanul Fahmi Hentikan Rencana Poligami, Fokus Perbaiki Rumah Tangga dengan Istri
Lebih lanjut, ia merasa bahwa kekuatan manusia sangat terbatas jika tidak melibatkan Tuhan. Pengalaman pahit ini membuatnya sadar bahwa ekspektasi manusia seringkali berbanding terbalik dengan kenyataan.
"Banyakin kayak, oh ternyata manusia itu enggak bisa ngapa-ngapain, maksudnya kita ini enggak berdaya gitu loh kalau misal tanpa yang di atas. Ternyata itu belum tentu yang terbaik juga kalau kita memang planning gitu. Jadi kayak banyak serahin sama yang di atas sih sambil ikhtiar," tuturnya.
Meski sempat menyesal, Insanul tak ingin terus terpuruk. Ia berkomitmen untuk memperbaiki segala kesalahan demi masa depan yang lebih baik.
"Ehm, penyesalan itu pasti ada. Tapi ya kita kalau mau berlarut-larut juga kan enggak baik, jadi aku merasa lebih bagus banyak, ya sudah ke depan ini apa yang perlu dibenahin," pungkasnya.










