26 Siswa Indonesia Borong Grand Prix di Festival Internasional Paris 2026
JAKARTA - Generasi muda Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional melalui partisipasi aktif pada acara 38th International Competition and Festival of Folklore, Dance and Music: Etoiles de Paris yang diselenggarakan di Prancis.
Keberhasilan ini terasa sangat istimewa karena tim yang terdiri dari 26 siswa dan dua guru pendamping menjadi satu-satunya perwakilan dari Benua Asia, bersaing ketat dengan komunitas seni dari enam negara lainnya di seluruh dunia.
Dalam kompetisi bergengsi ini, kontingen dari Indonesia membawakan beragam tarian daerah yang merepresentasikan kekayaan budaya Nusantara.
Penampilan puncak yang berhasil menyabet gelar tertinggi Grand Prix untuk kategori Main Group Performance adalah Tari "Sanghyang Geni" asal Bali yang dibawakan secara apik dan bertenaga oleh 26 penari.
Tidak hanya di kategori grup utama, kepiawaian para siswa juga diapresiasi tinggi pada kategori kelompok kecil dan solo.
"Secara keseluruhan, kita meraih empat juara pertama, dua juara kedua dari berbagai cabang, serta Grand Prix di dua kategori. Anak-anak menjalankan kegiatan ini dengan penuh sukacita karena bisa bertemu dan berkompetisi dengan komunitas dari seluruh dunia," ujar Kepala SMA Labschool Kebayoran, Suparno dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (22/7/2027).
Berikut adalah rincian capaian medali di Etoiles de Paris 2026:
- Kategori Main Group: Grand Prix (Tari Sanghyang Geni - Bali)
- Kategori Solo Dancer: Juara 1 / Grand Prix (Tari Bajidor Kahot - Jawa Barat)
- Kategori Solo Dancer: Juara 2 (Tari Piring Sofyani - Sumatera Barat)
- Kategori Duo Dancer: Juara 1 (Tari Kembang Kipas - Betawi)
- Kategori Trio Dancer: Juara 1 (Tari Angin Mamiri - Sulawesi Selatan)
- Kategori Quadro Dancer: Juara 1 (Tari Mambo Simbo - Papua)
- Kategori Trio Dancer: Juara 2 (Tari Rantak Indang - Sumatera Barat)









