Banyak Pria Tak Sadar! Kebiasaan Ini Diam-Diam Merusak Kualitas Sperma
Masalah kesuburan atau infertilitas sering kali dianggap sebagai isu yang hanya berpusat pada wanita. Padahal, fakta medis menunjukkan bahwa pria memiliki porsi tanggung jawab yang sama besar dalam keberhasilan promil (program hamil). Sayangnya, banyak pria yang terlambat menyadari adanya gangguan kesuburan karena minimnya gejala fisik yang kasat mata.
Dokter spesialis andrologi dan kesehatan reproduksi pria sekaligus influencer kesehatan, dr. Jefry Tribowo dalam unggahan video di channel YouTube miliknya membagikan edukasi penting mengenai faktor pemicu dan alarm tubuh yang patut diwaspadai para pria terkait kualitas sperma mereka.
Menurut dr. Jefry, salah satu pemicu utama masalah kesuburan yang paling banyak ditemui pada pria modern adalah gaya hidup yang tidak sehat. Faktor ini secara perlahan namun pasti dapat merusak kualitas sperma dan mempengaruhi kesuburan pria.
Baca Juga : Dokter Ungkap Kebiasaan Pria Pakai Celana Ketat Bisa Merusak Kualitas Sperma“Paling sering saya temuin itu adalah dikarenakan pola hidupnya yang tidak sehat. Pria-pria sekarang ini banyak yang dia badannya gemuk, kebiasaan ngerokok, alkohol, kemudian paparan bahan kimianya tinggi, jarang olahraga. Hal-hal tersebut itu bisa mengakibatkan kualitas spermanya menjadi tidak optimal sehingga mengakibatkan dia sulit memiliki keturunan," ujar dr. Jefry, dikutip Senin (13/7/2026).
Selain gaya hidup, kondisi medis pada organ reproduksi juga bisa menjadi salah satu pemicu infertilitas pria. Salah satu penyakit yang paling sering memicu infertilitas pria adalah varikokel, sebuah kondisi yang sekilas mirip dengan varises namun terjadi di area buah zakar pria.“Terus hati-hati juga kalau misalnya kita ada penyakit di buah zakar. Salah satunya yang paling sering ada penyakit yang namanya varikokel. Jadi varikokel ini semacam varises tetapi di daerah atas kantong buah zakar pria. Biasanya ini kerasa di atas buah zakarnya kok kayak ada bentukan mirip cacing gitu. Hati-hati, ini merupakan kecurigaan varikokel," ucap dia.
Baca Juga : Berapa Kali Berhubungan Seks agar Cepat Hamil? Dokter Bagikan Tipsnya
Tidak hanya itu, riwayat kesehatan di masa muda juga tidak boleh diabaikan. Riwayat kesehatan reproduksi di masa lalu yang kurang baik ternyata berpotensi merusak organ reproduksi secara permanen.
“Lalu juga bisa ya disebabkan oleh misalnya adanya infeksi di organ buah zakar. Misalnya pada pria ternyata dia di usia muda dulu pernah bengkak buah zakarnya sampai merah lama. Hati-hati karena ini dapat menyebabkan kerusakan pabrik pembuat sperma yang akhirnya dapat mengakibatkan gangguan kesuburan serius,” jelas dr. Jefry.
Di sisi lain, faktor gangguan hormon juga memiliki peran penting dalam masalah kesuburan. Bahkan bisa jadi dari genetik pun turut mempengaruhi sehingga kesuburan reproduksi pria harus benar-benar diperiksa. Terlebih bagi pasangan yang sedang menjalani program hamil.
“Selain itu juga bisa ya ada faktor-faktor lain seperti gangguan hormon, hingga yang paling jarang itu disebabkan oleh kelainan genetik. Makanya memang harus ekstra berhati-hati ya kalau memang di keluarga kita ada yang riwayat sulit memiliki keturunan juga," pungkas dia.









