Denny Cagur Kenang Sosok Komedian Temon: Senior Cerdas dan Rendah Hati

Denny Cagur Kenang Sosok Komedian Temon: Senior Cerdas dan Rendah Hati

Gaya Hidup | inews | Senin, 13 Juli 2026 - 06:34
share

JAKARTA, iNews.id - Komedian sekaligus anggota DPR Denny Cagur hadir di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Effatha Melawai, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026) malam, memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Temon. Di tengah suasana duka, Denny mengenang sosok Temon sebagai senior yang cerdas, rendah hati, dan selalu menyenangkan saat bekerja bersama.

Denny mengaku mengetahui kabar meninggalnya Temon dari sang istri yang melihat informasi tersebut di media sosial. Setelah memastikan kabar itu benar, dia langsung mencari alamat rumah duka dan bergegas datang melayat.

"Tadi, istri ngabarin karena melihat di sosmed, terus saya langsung ngecek, ternyata benar. Menghubungi beberapa teman, cari tahu alamat rumah duka, dapat tempat alamat di sini, makanya sekarang langsung datang ke sini," kata Denny saat ditemui di GPIB Effatha Melawai, Minggu (12/7/2026) malam.

Bagi Denny, Temon bukan sekadar rekan sesama komedian. Keduanya memiliki kedekatan saat sama-sama aktif dalam kepengurusan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI), sehingga sering terlibat dalam berbagai program organisasi maupun pekerjaan di dunia hiburan.

"Kenal baik karena kita juga waktu periode kepengurusan PaSKI kemarin, beliau salah satu pengurus juga. Sering terlibat di banyak kegiatan waktu itu, terus teman yang menyenangkan. Setiap kita kerja bareng dalam segala hal, banyaklah hal-hal yang kita kerjakan bareng-bareng di organisasi ataupun di pekerjaan kita sehari-hari waktu itu," katanya.

Meski belakangan jarang bertemu karena kesibukan masing-masing, Denny mengatakan komunikasi mereka tetap terjalin saat bertemu di lokasi syuting. Menurutnya, setiap pertemuan selalu diisi dengan candaan sekaligus diskusi mengenai berbagai ide kreatif.

"Becanda-becanda aja biasanya. Becanda-becanda ngebahas mau ngapain aja. Misalnya kita ketemu di salah satu acara, entar ngapain nih enaknya, kita diskusi," ujarnya.

Denny juga membenarkan bahwa Temon memiliki latar belakang akademis sebagai psikolog lulusan Universitas Indonesia dan pernah berkarier di bidang Human Resources Department (HRD). Pengalaman tersebut membuat almarhum kerap memberikan banyak masukan saat mereka menyusun program kerja PaSKI DKI Jakarta.

"Oh iya, benar, teman yang enak buat diskusi, terlebih saya tahu itu waktu kita kerja bareng, ngurusin beberapa hal yang menjadi program-program kita di PaSKI DKI di kepengurusan saya waktu itu. Banyak banget masukan-masukan yang dia berikan di pertemuan-pertemuan kita. Dan benar, terlihat memang dia orang yang wawasannya luas, terus senior yang baik membimbing kita juga para adik-adiknya dan junior-junior yang lain," katanya.

Di akhir pernyataannya, Denny menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian Temon. Dia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

"Ya sekali lagi kita turut berduka cita, mohon doa buat teman-teman semua. Apabila beliau ada kesalahan, mohon dimaafkan, kita doakan beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," katanya.

Topik Menarik