Kisah Aiman Ricky Dampingi 800 Jemaah Haji 2026, Dikasih Julukan Spesial

Kisah Aiman Ricky Dampingi 800 Jemaah Haji 2026, Dikasih Julukan Spesial

Gaya Hidup | inews | Selasa, 16 Juni 2026 - 12:00
share

JAKARTA, iNews.id - Aktor Aiman Ricky membagikan pengalamannya setelah menjalankan tugas sebagai pendamping jemaah Haji 2026. Ia dipercaya mengawal sekitar 800 jemaah dari Indonesia dalam rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Aiman Ricky mengaku bersyukur seluruh rangkaian tugas dapat berjalan dengan lancar, meski ia harus menghadapi jadwal yang sangat padat, terutama pada momen puncak ibadah haji seperti wukuf.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah menjaga kondisi fisik sekaligus memastikan seluruh jemaah tetap terlayani dengan baik di tengah situasi yang sangat ramai dan melelahkan.

"Persiapan wukuf tentunya hectic, ya. Kami satu rombongan besar tuh 800 orang, dan kami sudah pakai pakaian ihram, harus menjaga larangan ihram dari mulai perkataan, pemikiran, dan lain-lain," ujar Aiman Ricky di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Di tengah padatnya aktivitas, Aiman menilai sikap proaktif menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas. Ia berusaha selalu selangkah lebih siap sebelum jemaah meminta bantuan.

Baginya, pelayanan terbaik adalah ketika kebutuhan jemaah sudah terpenuhi bahkan sebelum mereka menyampaikannya secara langsung.

"Ketika mereka butuh A, sebelum A aku sudah tahu banget oh aku udah siapin gitu. Jadi hal-hal tersebut yang sebisa mungkin aku pengen berikan sama orang," jelasnya.

Dedikasi tersebut ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi para jemaah. Bahkan, hingga kini grup percakapan rombongan masih ramai membicarakan sosok Aiman yang dinilai sangat membantu selama perjalanan ibadah.

Aiman mengaku banyak jemaah memberikan apresiasi dan menyematkan julukan khusus kepadanya karena pelayanan yang ia berikan selama mendampingi mereka.

"Alhamdulillah sampai saat ini di grup pun masih ramai gitu. Mereka tuh happy banget dan bahkan dibilangnya tuh best TL, best tour leader nih katanya," kata Aiman.

Bagi Aiman, julukan tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi pengingat atas tanggung jawab besar yang ia emban sebagai pelayan tamu Allah. Ia menyadari bahwa tugas itu membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan pengorbanan energi maupun ego pribadi.

"Alhamdulillah-nya aku tuh diberikan anugerah sama Allah untuk dimudahkan, ya, segalanya, dilancarkan, dan sebisa mungkin aku membantu para jemaah," tutupnya.

Topik Menarik