Benarkah Bau Ketiak Kanan dan Kiri Bisa Berbeda?
JAKARTA - Pernah merasa bau ketiak kanan dan kiri tidak sama? Kondisi ini ternyata cukup sering dialami sebagian orang. Meski terdengar aneh, perbedaan aroma pada kedua ketiak umumnya merupakan hal yang normal dan tidak selalu menandakan adanya masalah kesehatan serius.
Melansir laman madeodorant, bau badan muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang hidup di permukaan kulit. Karena aktivitas, kelembapan, dan kondisi kulit di setiap sisi tubuh bisa berbeda, aroma yang dihasilkan pun terkadang tidak sama antara ketiak kanan dan kiri.
Penyebab Bau Ketiak Kanan dan Kiri Berbeda
1. Aktivitas Salah Satu Lengan Lebih Dominan
Salah satu penyebab yang paling sering dikaitkan dengan perbedaan bau ketiak adalah penggunaan lengan yang tidak seimbang. Kebanyakan orang memiliki tangan dominan yang digunakan lebih sering untuk menulis, mengangkat barang, atau melakukan aktivitas sehari-hari.
Aktivitas yang lebih tinggi dapat memicu produksi keringat lebih banyak pada salah satu sisi tubuh. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang lebih ideal bagi bakteri untuk berkembang sehingga aroma yang muncul bisa menjadi lebih kuat dibandingkan sisi lainnya.
2. Adanya Iritasi atau Infeksi Lokal
Perbedaan bau juga dapat disebabkan oleh iritasi atau infeksi ringan pada salah satu ketiak. Misalnya, luka kecil akibat mencukur bulu ketiak, gesekan pakaian, atau peradangan pada folikel rambut dapat memicu pertumbuhan bakteri berlebih.
Jika disertai kemerahan, nyeri, gatal, bengkak, atau muncul cairan, kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
3. Pertumbuhan Bulu Ketiak yang Berbeda
Ketebalan dan kepadatan bulu ketiak tidak selalu sama antara sisi kanan dan kiri. Bulu ketiak dapat menahan keringat serta bakteri lebih lama, sehingga aroma yang dihasilkan bisa berbeda.
Menjaga kebersihan area ketiak, rutin membersihkannya saat mandi, dan memastikan area tersebut tetap kering dapat membantu mengurangi bau tidak sedap.
4. Penggunaan Deodoran yang Tidak Merata
Penyebab sederhana yang sering tidak disadari adalah penggunaan deodoran yang tidak merata. Jika salah satu ketiak mendapatkan perlindungan lebih sedikit, produksi bau pada sisi tersebut bisa menjadi lebih dominan.
Karena itu, pastikan deodoran diaplikasikan secara merata pada kedua ketiak sesuai petunjuk penggunaan.
Kapan Harus Waspada?
Perbedaan bau ketiak umumnya bukan kondisi berbahaya. Namun, Anda perlu memperhatikan jika perubahan aroma terjadi secara tiba-tiba dan disertai gejala lain seperti:
- Benjolan pada ketiak.
- Kemerahan atau pembengkakan.
- Nyeri yang tidak biasa.
- Keringat berlebihan pada satu sisi tubuh.
- Perubahan bau yang sangat menyengat dan menetap.
Jika gejala tersebut muncul, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebab pastinya.
Pada sebagian besar kasus, bau ketiak kanan dan kiri yang berbeda hanyalah variasi normal akibat perbedaan aktivitas, produksi keringat, serta kondisi kulit di masing-masing sisi tubuh. Menjaga kebersihan tubuh, memakai pakaian yang menyerap keringat, dan menggunakan deodoran secara tepat dapat membantu mengurangi masalah tersebut.










