Influencer Endang Yustika Akhirnya Minta Maaf, Ini Pernyataan Selengkapnya

Influencer Endang Yustika Akhirnya Minta Maaf, Ini Pernyataan Selengkapnya

Gaya Hidup | inews | Selasa, 28 Juli 2026 - 10:13
share

JAKARTA, iNews.id – Influencer Endang Yustika akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah pernyataannya yang menyebut orang yang tidak punya uang, tidak memiliki nilai memicu kontroversi dan menuai kritik dari warganet.

Melalui video klarifikasi yang diunggah di Instagram, Endang Yustika mengaku memilih menghadapi polemik tersebut dengan kepala dingin. Dia menegaskan tidak ingin terbawa emosi meski isu yang berkembang semakin meluas.

"Hai semuanya, nama aku Endang Yustika. Aku mencoba untuk lebih tenang menghadapi masalah ini. Bukan aku enggak peduli, tapi aku mencoba untuk tidak lebih emosional. Aku akan lebih dengan kepala dingin," ujar Endang memulai pernyataan, dikutip Selasa (28/7/2026).

Dalam klarifikasinya, Endang terlebih dahulu meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi setelah video yang diunggahnya beberapa hari lalu viral di media sosial.

"Yang pertama, aku minta maaf atas kegaduhan yang mungkin aku sebabkan secara tidak disengaja, yaitu dari reels yang aku upload," katanya.

Endang kemudian menyinggung dua pernyataan yang menjadi sorotan publik. Pertama adalah ucapannya yang menyebut seseorang tidak memiliki nilai apabila tidak memiliki uang. Kedua, pernyataannya yang menyebut mayoritas pengguna Threads toxic.

"Ada kalimat dari aku yang bilang, 'Kalau lo enggak punya uang, lo enggak punya nilai'. Yang kedua, aku bilang bahwa mayoritas warga Threads itu toxic," ucapnya.

Meski demikian, Endang membantah memiliki niat untuk merendahkan atau menyudutkan pihak mana pun. Menurutnya, pesan yang disampaikan dalam konten media sosial terkadang dipahami berbeda oleh publik.

"Sejujurnya aku enggak pernah bermaksud ke sana, tapi sosial media, konten, kadang enggak ada maksud ke sana, tapi asumsinya ke sana. Yang jelas aku enggak ada pembelaan sedikit pun. Aku minta maaf dari sisi itu," tuturnya.

Di sisi lain, Endang mengaku sedih karena polemik tersebut berkembang semakin liar hingga muncul berbagai tuduhan yang menurutnya tidak berdasar.

"Rasanya mulai terlalu liar dan aku enggak bisa mengontrol itu. Fitnahnya terlalu besar, rumornya terlalu menyebar luas yang aku enggak bisa handle," katanya.

Dia mengungkapkan dirinya bahkan dituduh sebagai scammer dan disebut telah merugikan sejumlah pihak.

"Banyak rumor yang bilang bahwa aku scammer dan aku mungkin merugikan beberapa pihak," ujarnya.

Menanggapi tuduhan tersebut, Endang menegaskan dirinya siap bersikap kooperatif apabila memang ada pihak yang merasa dirugikan. Dia juga membuka ruang komunikasi melalui perwakilan timnya.

"Di sini aku sangat kooperatif, sangat terbuka untuk teman-teman yang merasa dirugikan. Silakan hubungi representatif dari aku dan tim. Aku sangat terbuka kalau memang harus dibawa lebih jauh, tapi kalau buktinya valid," katanya.

Endang berharap masyarakat juga lebih berhati-hati dalam menyampaikan tuduhan maupun komentar di media sosial, terutama jika tidak disertai bukti.

"Kalaupun ternyata tidak ada bukti di situ, aku harap ini jadi pelajaran bersama dan lebih hati-hati lagi dalam menulis, berujar. Karena ini bukan cuma tentang aku, tapi tentang keluarga, klien, tim, dan sosok-sosok yang ada di belakang aku," ujarnya.

Pada bagian akhir klarifikasinya, Endang mengaku kondisi emosionalnya belum sepenuhnya pulih. Meski banyak orang terdekat yang terus memberikan dukungan, dia mengakui dirinya belum benar-benar baik-baik saja.

"Kalau aku bilang oke, mungkin terlalu bohong. I'm not okay," ungkapnya.

Meski begitu, Endang memastikan akan menjadikan kontroversi ini sebagai pembelajaran agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

"Kesalahan yang kemarin, aku minta maaf. Aku akan terus belajar untuk lebih berhati-hati dalam komunikasi, menyampaikan pesan. Dan aku akan fokus pada pekerjaan yang memang sudah aku bangun selama ini. Terima kasih atas semua support," tutup Endang.

Sebelumnya, Endang Yustika menjadi perbincangan luas di media sosial setelah potongan videonya yang memuat pernyataan 'kalau lo enggak punya uang, lo enggak punya nilai' viral. 

Ungkapan tersebut menuai kecaman karena dinilai merendahkan orang yang memiliki kondisi ekonomi terbatas. Selain itu, pernyataannya yang menyebut mayoritas pengguna Threads sebagai 'toxic' juga memicu perdebatan di kalangan warganet.

Topik Menarik