IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren

IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 11 Juni 2026 - 09:50
share

Dalam upaya mewujudkan kemandirian ekonomi yang berdaya saing, Pesantren Darunnajah 14 Nurul Ilmi, Serang, resmi menggelar Program Pelatihan Kewirausahaan dan Pemasaran Digital, pada Minggu, (7/6/2026).

Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara pihak pesantren dengan para pakar, dosen, serta mahasiswa pascasarjana dari IPB University.

Pelatihan yang berlangsung di lingkungan kampus Pesantren Darunnaja 14 ini bertujuan untuk mentransformasi unit usaha pesantren agar lebih profesional, sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas, mulai dari skala lokal hingga ke platform digital nasional.

Baca juga: 4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali empat materi utama yang dirancang khusus untuk pengembangan UMKM berbasis pesantren. Pembekalan diawali dengan materi Legalitas dan Perizinan oleh Dr. Rafnel Azhari dan Dr. Uci Sulandari, yang menekankan bahwa dokumen seperti NIB, PIRT, dan sertifikasi halal adalah syarat mutlak untuk membangun kepercayaan konsumen.Setelah fondasi legalitas dipahami, peserta diajarkan strategi Komunikasi Pemasaran Berbasis Nilai oleh Rizma Ilfi, M.I.Kom., guna mengintegrasikan nilai-nilai luhur pesantren, seperti amanah dan ikhlas ke dalam model pemasaran modern.

Baca juga: Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional

Lebih lanjut, peserta juga mendapatkan sesi praktik Digital Branding & Marketplace bersama Rabiah Putri, S.Pd., CTT. Sesi ini membekali peserta dengan keterampilan mengelola media sosial profesional, teknik fotografi, hingga cara menembus e-commerce besar seperti Shopee dan Tokopedia.

Terakhir, guna memastikan kesehatan bisnis, Abdullah Alhayad Arafah, ST. memaparkan Manajemen Keuangan Digital. Secara unik, materi tata kelola pajak dan penyusunan laporan keuangan ini diajarkan menggunakan pendekatan pemrograman Python untuk menjamin efisiensi dan akurasi.

Sebagai tindak lanjut, setiap peserta dibekali action plan 30 hari untuk mematangkan identitas mereknya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan Pesantren Darunnajah sebagai model percontohan nasional dalam mencetak pesantren yang inovatif, mandiri secara ekonomi, dan berdampak luas bagi umat.Para peserta juga diarahkan untuk menjadikan identitas unik pesantren sebagai kekuatan utama.

"Konsumen tidak hanya membeli produk, mereka membeli nilai dan cerita di balik produk tersebut," ujar Rabiah Putri.

Dengan memanfaatkan jaringan alumni dan santri sebagai brand ambassador, produk pesantren diharapkan memiliki posisi tawar yang unik di mata konsumen.

Antusiasme terlihat jelas saat peserta yang terdiri dari pengelola unit usaha, santri, dan pengurus pesantren mempraktikkan langsung pembuatan konten kreatif dan pengaturan akun bisnis.

Sebagai tindak lanjut, setiap peserta dibekali dengan action plan untuk 30 hari ke depan, mencakup finalisasi identitas merek hingga analisis performa konten secara berkala.

Kolaborasi antara Pesantren Darunnajah dan IPB University ini diharapkan menjadi model percontohan bagi pesantren lainnya di Indonesia.

Dengan memadukan pendidikan karakter dan keahlian bisnis modern, pesantren kini membuktikan diri mampu bertransformasi menjadi aktor ekonomi yang mandiri, inovatif, dan memberikan dampak luas bagi umat.

Topik Menarik