Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter

Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00
share

Belakangan beredar anggapan bahwa menyemprotkan parfum di area leher dapat memicu gangguan tiroid hingga kanker. Namun ternyata belum ada bukti ilmuah yang kuat soal klaim tersebut.

Hal ini dijelaskan oleh dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Adam Prabata melalui cuitan di X @AdamPrabata. Ia menjelaskan bahwa isu tersebut berawal dari pembahasan mengenai kandungan bahan kimia tertentu dalam parfum yang dikenal sebagai endocrine-disrupting chemicals (EDC)

Baca juga: Parfum Asal Swedia Ini Raih Top Halal Awards 2025

Di mana bahan ini mengandut zat yang berpotensi mengganggu sistem hormon tubuh.

“Izin menjelaskan ya! Nah sebetulnya hingga saat ini BELUM ADA BUKTI KUAT bahwa menyemprot parfum di area leher itu bisa meningkatkan risiko penyakit tiroid atau kanker di area leher,” tulis dr. Adam.Ia menerangkan, beberapa zat yang termasuk EDC dan dapat ditemukan dalam sejumlah produk parfum antara lain phthalates, parabens, dan triclosan. Meski demikian, dr. Adam menekankan bahwa paparan zat-zat tersebut tidak berkaitan secara khusus dengan area leher.

Baca juga: Tren Parfum Lokal Makin Diminati Konsumen Indonesia

“Nah tapi yang perlu diperhatikan adalah sifatnya itu zatnya terakumulasi di tubuh, dapat melalui jalur mana saja, TIDAK KHUSUS karena disemprotkan di leher,” jelasnya.

Menurut dr. Adam, risiko yang justru lebih mungkin muncul akibat menyemprotkan parfum langsung ke kulit leher adalah dermatitis atau peradangan kulit. Dermatitis sendiri dapat menimbulkan gejala seperti gatal, kemerahan, hingga kulit menjadi kering.

Karena itu, dr. Adam mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum didukung bukti ilmiah kuat. Ia menyimpulkan bahwa hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan jika menyemprot parfum di leher memicu kanker ataupun tiroid.

“Bukti ilmiah menyemprotkan parfum langsung di leher terhadap terjadinya penyakit tiroid dan kanker masih belum kuat. Risiko yang dapat muncul akibat menyemprotkan parfum di leher adalah dermatitis,” pungkasnya.

Topik Menarik