Panggung Bus Ikonik hingga Karaoke Massal di Java Jazz Festival 2026, Intip Keseruannya!
JAKARTA, iNews.id – Ribuan penonton yang memadati Java Jazz 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, tak hanya dimanjakan penampilan musisi papan atas. Ada kejutan spesial di festival musik ini.
Di tengah kemeriahan festival musik terbesar di Indonesia itu, area khusus justru menjelma menjadi salah satu pusat keramaian yang nyaris tak pernah sepi selama tiga hari penyelenggaraan. Di sana ada panggung bus ikonik hingga karaoke massal.
Konsep hiburan yang memadukan musik, gaya hidup, dan berbagai aktivitas interaktif itu diinisiasi MLDSPOT dan sukses menciptakan pengalaman berbeda yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati suasana festival. Seperti apa keseruannya?
Panggung Bus Ikonik di Java Jazz 2026
Viral Maudy Effrosina Pakai Hijab Foto Bersama Fadly Faisal, Netizen: Semoga Nyata Dihalalkan
Salah satu daya tarik utama datang dari Stage Bus Jazz, panggung berbentuk bus yang telah menjadi ikon tersendiri di Java Jazz selama bertahun-tahun. Berbeda dengan panggung festival pada umumnya, konsep ini memungkinkan penonton menikmati pertunjukan dari jarak yang lebih dekat sehingga suasana yang tercipta terasa lebih intim dan personal.
Berbagai musisi tampil memeriahkan panggung unik tersebut, mulai dari Mocca, Monita Tahalea, Coldiac, Arumtala, Almira's Infinite Playground, Gabriella Fernaldi, hingga Jordan Susanto. Tak heran jika area food bazaar yang menjadi lokasi panggung ini kerap dipadati penonton yang rela berdiri berjam-jam demi menyaksikan penampilan favorit mereka.
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian datang saat penampilan Mocca. Grup musik yang telah memiliki basis penggemar kuat itu berhasil menghidupkan suasana dengan singalong yang menggema hampir sepanjang pertunjukan.
"Kami sempat berpikir perhatian pengunjung akan terbagi antara makan dan menonton pertunjukan. Ternyata justru sebaliknya, suasananya sangat ramai dan hangat. Banyak yang ikut bernyanyi bersama dan kami terharu melihat para penonton hafal lagu-lagu Mocca," ujar Arina, vokalis Mocca, dalam keterangan resminya, Selasa (2/6/2026).
Bassist Mocca, Toma, juga mengaku terkesan dengan konsep panggung yang tidak biasa tersebut. Menurut dia, desain panggung yang unik justru menciptakan pengalaman tampil yang berbeda dibandingkan festival musik lainnya.
"Konsepnya unik dan menarik. Dari kejauhan saja orang pasti langsung penasaran. Memang ada tantangan karena ukuran panggung yang terbatas, tetapi justru itu yang membuat pengalaman tampil menjadi spesial," katanya.
Tak hanya menyuguhkan pertunjukan musik, area tersebut juga dipenuhi beragam aktivitas yang mengundang antusiasme pengunjung. Mulai dari spot kabut dingin yang memberikan sensasi segar di tengah cuaca panas, area kipas raksasa untuk beristirahat sejenak, hingga photobooth bergerak yang berkeliling mengabadikan momen seru para pengunjung.
Karaoke Massal yang Super Seru!
Keseruan semakin terasa saat memasuki malam hari. Ratusan pengunjung terlihat memadati area depan booth untuk mengikuti sesi karaoke bersama yang berlangsung meriah. Suasana semakin hidup ketika para pengunjung kompak menyanyikan lagu-lagu populer sambil menikmati berbagai hiburan yang disuguhkan.
Selain itu, sejumlah musisi seperti Endah N Rhesa, Grace Sahertian & Omemi, hingga Joe Soegono turut hadir dalam sesi pertunjukan spesial yang menghadirkan suasana santai namun tetap penuh energi.
Sementara itu, area hall utama juga dipadati penikmat musik yang ingin menyaksikan penampilan sederet musisi ternama. Nama-nama seperti Harvey Malaiholo feat. Barsena Bestandhi, Andien, Idgitaf, Sandhy Sondoro, Jenevieve, Oslo Ibrahim, Wijaya 80, hingga kolaborasi Adikara dan Ardhito Pramono berhasil memanjakan ribuan penonton sepanjang festival berlangsung.
Representatif MLDSPOT Nathaniel Widhiyanto Utomo mengatakan, kolaborasi dengan Java Festival Production yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun terus berkembang seiring perubahan tren musik dan karakter audiens masa kini.
"Perpaduan antara tradisi jazz dan perkembangan musik modern inilah yang membuat Java Jazz terus relevan, baik bagi penikmat jazz maupun generasi baru pecinta musik. Karena itu kami melihat Java Jazz sebagai platform yang tepat untuk membangun engagement dengan audiens," ujarnya.
Dengan kombinasi pertunjukan musik berkualitas, konsep panggung yang unik, serta beragam aktivitas interaktif yang menyegarkan, area ini berhasil menjadi salah satu destinasi favorit pengunjung selama Java Jazz Festival 2026 berlangsung.










