Dokter Ungkap Alasan Vaksin Tetap Penting bagi Orang Dewasa Meski Sudah Divaksinasi sejak Kecil

Dokter Ungkap Alasan Vaksin Tetap Penting bagi Orang Dewasa Meski Sudah Divaksinasi sejak Kecil

Gaya Hidup | inews | Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:18
share

JAKARTA, iNews.id - Banyak orang dewasa masih menganggap vaksinasi hanya diperlukan saat masa kanak-kanak. Padahal, perlindungan vaksin tidak selalu bertahan seumur hidup sehingga vaksin lanjutan atau booster tetap dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Mandaya Royal Hospital Puri, dr Visakha Revena Irawan, Sp.PD, AIFO-K, mengatakan salah satu alasan utama orang dewasa enggan menjalani vaksinasi karena merasa sudah mendapatkan vaksin lengkap saat kecil.

“Problem-nya adalah tidak semua vaksin bisa memberikan proteksi seumur hidup. Mostly kita perlu booster,” ujar dr Visakha dalam acara Health Talk World Immunization Week 2026 di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Dia menjelaskan, kekebalan yang dibentuk vaksin akan mencapai puncaknya terlebih dahulu sebelum perlahan menurun seiring berjalannya waktu. Karena itu, beberapa jenis vaksin perlu diberikan kembali agar perlindungan terhadap penyakit tetap optimal.

Selain faktor menurunnya kekebalan tubuh, risiko terpapar penyakit juga meningkat ketika seseorang memasuki usia dewasa. Mobilitas yang tinggi, tuntutan pekerjaan, hingga kebiasaan bepergian ke berbagai daerah atau negara membuat potensi paparan infeksi semakin besar.

“Ketika kita besar, kita punya pekerjaan yang kadang tidak bisa pilih ditempatkan di mana. Kemudian kita traveling ke mana-mana, itu punya potensi untuk sakit yang lebih banyak,” katanya.

Menurut dr Visakha, vaksinasi pada orang dewasa menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Dengan perlindungan yang memadai, risiko terkena penyakit menular maupun komplikasi akibat infeksi dapat ditekan.

Dia menegaskan vaksinasi bukan hanya kebutuhan anak-anak, melainkan bagian dari upaya menjaga kesehatan sepanjang hayat. Sebab itu, masyarakat disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mengetahui jenis vaksin yang masih diperlukan sesuai usia dan kondisi kesehatan masing-masing.

Topik Menarik