13 Bidang Ilmu ITB Jadi yang Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2026
Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali mencatat capaian penting dalam QS World University Rankings (QS WUR) by Subject 2026. Secara keseluruhan, ITB menempatkan 16 bidang ilmu dalam pemeringkatan dunia dari 35 bidang yang dianalisis, dengan dua bidang masuk Top 100 dunia.
Pada pemeringkatan tahun ini, empat bidang ilmu ITB berhasil masuk 150 besar dunia, yaitu Mineral & Mining Engineering dan Petroleum Engineering pada klaster peringkat 51–100 dunia, serta Architecture & Built Environment dan Art & Design pada klaster 101–150 dunia.
Baca juga: SCImago 2026, Itera Peringkat 3 Nasional Bidang Kimia
Selain empat bidang tersebut, ITB juga mencatat hasil yang baik pada Chemical Engineering yang berada di peringkat 201–250 dunia serta Civil Engineering di peringkat 201–275 dunia. Masuknya Civil Engineering ke dalam daftar bidang yang diperingkatkan turut menambah representasi keilmuan ITB pada pemeringkatan tahun ini.
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, mengatakan, hasil ini menunjukkan konsistensi ITB untuk terus menjadi perguruan tinggi Indonesia yang hadir dalam persaingan akademik tingkat dunia. Berbagai capaian tersebut menjadi gambaran positif atas kualitas pendidikan, riset, dan kontribusi akademik ITB di tingkat internasional. Hal ini pun meneguhkan target ITB menjadi perguruan tinggi peringkat 150 dunia pada 2030.Baca juga: 5 Universitas Terbaik di Iran, Negara yang Tengah Diserang Israel dan Amerika
Prof. Tata menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika dan unsur pendukung institusi yang terus bergerak bersama dalam memperkuat posisi ITB di tingkat global. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih ITB hingga saat ini merupakan hasil kerja bersama yang perlu terus dijaga dan diperkuat sejalan dengan arah pengembangan institusi.
Ia menuturkan, selama hampir satu tahun terakhir seluruh elemen ITB telah berupaya menjalankan rencana strategis institusi secara bertahap. Berbagai unit kerja, menurutnya, telah menunjukkan capaian yang baik, dengan sejumlah hal yang terus disinergikan.
“Berbagai capaian ini tidak hadir secara instan, melainkan merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen ITB. Kami memandang hasil ini sebagai momentum untuk terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset, serta memastikan transformasi ITB berjalan secara konsisten dan berdampak,” katanya, dikutip dari laman ITB, Jumat (27/3/2026).
13 Bidang Ilmu ITB di QS WUR by Subject 2026
Pada Narrow Subject Rankings 2026, jumlah bidang ilmu ITB yang masuk pemeringkatan dunia meningkat menjadi 16 bidang, dari 15 bidang pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa cakupan keilmuan ITB yang tampil dalam pemeringkatan global semakin luas, tidak hanya pada bidang-bidang unggulan tertentu, tetapi juga pada beragam disiplin lainnya.Selain itu, sejumlah bidang ilmu dari ITB menempati peringkat pertama di Indonesia, antara lain:
1. Architecture & Built Environment
Peringkat 101–150 global, peringkat 1 di Indonesia2. Art & Design
Peringkat 101–150 global, peringkat 1 di Indonesia3. Engineering – Chemical
Peringkat 201–250 global, peringkat 1 di Indonesia4. Engineering – Civil & Structural
Peringkat 201–275 global, peringkat 1 di Indonesia5. Engineering – Electrical & Electronic
Peringkat 251–300 global, peringkat 1 di Indonesia6. Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing
Peringkat 251–300 global, peringkat 1 di Indonesia7. Engineering – Mineral & Mining
Peringkat 51–100 global, peringkat 1 di Indonesia8. Petroleum Engineering
Peringkat 51–100 global, peringkat 1 di Indonesia9. Chemistry
Peringkat 351–400, peringkat 1 di Indonesia10. Environmental Sciences
Peringkat 451–500, peringkat 1 di Indonesia11. Materials Science
Peringkat 351–400 global, peringkat 1 di Indonesia12. Mathematics
Peringkat 351–400 global, peringkat 1 di Indonesia13. Physics & Astronomy
Peringkat 401–450 global, peringkat 1 di IndonesiaSelain itu, bidang ilmu Computer Science & Information Systems meningkat dari klaster 551-600 ke 451-500, Business & Management Studies meningkat dari klaster 451-500 ke 401-450, dan Agriculture & Forestry pada klaster 351-400.










