Ustaz Solmed Laporkan Puluhan Akun Medsos Penyebar Hoaks, Desak Pelaku Minta Maaf
Ustaz Solmed resmi melaporkan puluhan akun media sosial seperti TikTok dan Instagram yang diduga mengunggah konten fitnah terhadap dirinya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Jumat (17/4/2026).
Tak sendiri, suami April Jasmine ini didampingi kuasa hukumnya, Afrian Bonjol, ketika melaporkan akun-akun yang dianggap telah menyebarkan berita bohong atau hoaks.
Usai diperiksa, Ustaz Solmed merasa nama baiknya dicemarkan melalui konten-konten tersebut.
"Saya datang sebagai warga negara, tentu berharap ada keadilan dalam proses yang hari ini kami sampaikan sebagai bentuk laporan resmi di Polda Metro Jaya," ujar Ustaz Solmed di SPKT Polda Metro Jaya.
Baca Juga : Profil dan Biodata Ustaz Solmed, Pendakwah yang Suka Pamer Gaya Hidup MewahKuasa hukum Ustaz Solmed, Afrian Bonjol, menegaskan bahwa ada lebih dari 10 akun yang dilaporkan pihaknya. Akun-akun tersebut diduga melanggar Pasal 433 dan 434 KUHP terkait pencemaran nama baik dan fitnah.
"Ada banyak, lebih dari 10 yang kita laporkan. Kita telah melaporkan akun-akun yang menyebarkan berita bohong, fitnah, yang ujung-ujungnya melakukan pencemaran nama baik klien kami," tegas Afrian Bonjol.
Afrian curiga konten hoaks tersebut diunggah demi meningkatkan jumlah pengikut (followers) dan penonton (viewers).
"Janganlah ambil keuntungan dengan cara-cara seperti ini. Kita pahamilah dengan berita seperti ini mungkin followers-nya jadi naik, tapi jangan dengan cara begini. Ini zalim, fitnah!" tegasnya.
Baca Juga : Profil April Jasmine, Istri Ustaz Solmed yang Dipantau Ditjen PajakPihak Ustaz Solmed kemudian meminta para pemilik akun untuk segera menghapus konten fitnah itu jika tidak ingin berhadapan dengan hukum yang lebih berat.
"Segera turunkan atau hapus berita-berita bohong tersebut, atau kita berhadapan dengan proses hukum. Kita sudah tahu pemilik akun-akun tersebut," lanjutnya.
Sebagai informasi, nama Ustaz Solmed sempat dikaitkan dengan sosok pendakwah berinisial SAM yang diduga melakukan pelecehan seksual sesama jenis.
Setelah mendengar kabar itu, ia pun terkejut dan mengklarifikasi bahwa SAM bukanlah dirinya. Dia juga menegaskan nama aslinya yakni Sholeh Mahmoed Munawir (SMM), di mana inisial tersebut sangat berbeda dengan nama pelaku.










