Darunnajah Hadiri Halal Bihalal MUI 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Jajaki Kerja Sama Internasional

Darunnajah Hadiri Halal Bihalal MUI 1447 H, Perkuat Ukhuwah dan Jajaki Kerja Sama Internasional

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 17 April 2026 - 11:44
share

Ponpes dan Universitas Darunnajah menghadiri Halal Bihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat 1447 H di Jakarta pada Rabu (15/4/2026), sebagai bagian dari Silaturahmi Nasional Ormas Islam yang diikuti lebih dari seribu peserta.

Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat ukhuwah sekaligus menjajaki peluang kerja sama akademik internasional, termasuk dengan perwakilan Kedutaan Besar Iran.

Acara mengusung tema "Bersatu dalam Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian Dunia" dilaksanakan di Ballroom Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Baca juga: Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK

Mewakili Pimpinan Pondok Pesantren (ponpes) Darunnajah diwakili, KH. Hadiyanto Arief, Universitas Darunnajah mengutus Wakil Rektor III, Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan, dan Wakil Rektor I, Fajar Suryono, untuk hadir dalam forum yang dihadiri lebih dari seribu peserta diantaranya para pejabat tinggi negara, pimpinan ormas Islam tingkat nasional, para duta besar dan diplomat dari berbagai negara sahabat.Di sela-sela acara terjadi pertemuan hangat antara Muhammad Irfanudin Kurniawan, dengan Yahya Jahangiri, Cultural Counsellor dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia.

Yahya Jahangiri sangat dikenal figur dikenal aktif menjembatani kolaborasi akademik antara Indonesia dan Iran, termasuk membuka peluang beasiswa dan riset bersama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Baca juga: Dari Kitab Kuning ke Data Mining: Transformasi Literasi dalam Organisme Pesantren

Dalam pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membuka ruang silaturahmi sekaligus menjadi kesemptan diskusi potensi kerja sama internasional bagi Universitas Darunnajah.

Muhammad Irfanudin Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Universitas Darunnajah dalam forum strategis ini merupakan komitmen untuk merawat dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. "Acara ini bukan sekadar halal bihalal tahunan, tetapi panggung kebangsaan dan kemanusiaan yang sangat penting, kami hadir untuk mempererat tali silaturahmi antar elemen umat dan bangsa, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi pengembangan akademik dan peran pesantren di tingkat global," ujarnya.

Pendapat senada disampaikan Fajar Suryono, bahwa semangat persatuan yang diusung dalam acara ini sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan di Ponpes Darunnajah.

"Tema Bersatu dalam Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian Dunia sangat relevan dengan misi kami dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka terhadap isu kemanusiaan global" ungkapnya.

Sebagai pimpinan Ponpes KH. Hadiyanto Arief senantiasa aktif mewakili suara pesantren dalam berbagai forum strategis diantaranya Musyawarah Nasional XI MUI pada tahun 2025 lalu.

Muhammad Irfanudin Kurniawan selaku Wakil Rektor III juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan silaturahmi kebangsaan salah satunya pertemuan dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan tidak kalah Wakil Rektor I Fajar Suryono konsisten mendorong peningkatan mutu akademik dan kolaborasi universitas dengan berbagai stakeholder.Forum Halal Bihalal MUI Pusat ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian Silaturahmi Nasional menjadi momentum strategis bagi MUI bersama seluruh Ormas Islam Pendiri MUI untuk menyampaikan 10 Poin Taujihat bertajuk "Bersatu dalam Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian Dunia".

Sementara kehadiran Ponpes dan Universitas Darunnajah untuk menegaskan posisi ponpes sebagai bagian integral dari upaya kolektif umat Islam Indonesia dalam merawat persatuan, keadilan, dan perdamaian dunia.

Penulis: Abi Ghassan

Topik Menarik