Anak Zaskia Adya Mecca Jadi Saksi Sidang Pemukulan Karyawan, Langsung Maafkan Terdakwa

Anak Zaskia Adya Mecca Jadi Saksi Sidang Pemukulan Karyawan, Langsung Maafkan Terdakwa

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 15 April 2026 - 21:30
share

Pengadilan Militer II-08 Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan perkara kasus pemukulan karyawan milik Zaskia Adya Mecca, Faisal Handri, oleh oknum TNI, pada Rabu (15/4/2026). Diketahui agenda persidangan hari ini, anak Zaskia Mecca, Kalla Madani dihadirkan sebagai saksi persidangan tersebut.

Adapun, persidangan tersebut digelar secara tertutup lantaran saksi Kalla Madani merupakan anak di bawah umur. Meski begitu ia tetap memberikan keterangan kepada awak media usai persidangan.

"Nah, udah dapet coba cerita, gimana tadi?," kata Zaskia Mecca.

"Lumayan tegang dikit pas ditanya-tanya," jawab Kalla.

"Tapi rasanya," tanya Zaskia Mecca."Rasanya, iya nyaman aja," ucap Kalla.

Baca Juga : Pelaku Penganiayaan Karyawan Zaskia Adya Mecca Diduga Oknum TNI, Kasus Ditangani Pomdam Jaya

Zaskia mengungkapkan, suasana sidang dibuat lebih santai demi kenyamanan anak. Majelis hakim, jaksa, dan petugas bahkan tidak mengenakan seragam dinas agar suasana tidak terasa menegangkan.

"Bahkan Kala dibuat nyaman dulu karena tahu Kala suka bola, ditanya suka bola apa, club-nya apa, gitu. Jadi bener-bener dibuat nyaman bahkan tadi pak hakim juga menjelaskan 'Saya punya anak seusia kamu, dia sukanya ini apa' jadi rasanya gimana tadi, nyaman ya? Jadi nggak ada ketegangan," ucap Zaskia Mecca.

Dalam persidangan, sang anak pun dipertemukan langsung dengan terdakwa yakni Praka NC, yang disebut telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Permintaan maaf dari terdakwa pun telah diterima oleh Kalla."Om Niko (terdakwa) tadi ngomong apa di ruangan," ucap Zaskia Mecca.

Baca Juga : Dianiaya saat Antar Anak, Zaskia Adya Mecca Cari Pelaku Penganiayaan Karyawannya

"Minta maaf, terus jelasin kenapa gitu. Jadi udah aku maafin juga," kata Kalla.

Zaskia menyebut bahwa terdakwa langsung dilakukan penahanan sejak laporan pertama masuk. Terdakwa juga disebut tidak dapat menemui keluarganya selama masa penahanan, termasuk saat ibunya dalam kondisi kritis.

"Ya jadi tadi terdakwanya udah ketemu sama Kalla, udah menjelaskan minta maaf, beliau menyesal. Katanya sudah ditahan dari pertama laporan masuk, efeknya nggak bisa kemana-mana ya karena ditahan," kata Zaskia."Bahkan ibunya kritis pun beliau tidak bisa menemui ibunya, nggak ada handphone nggak ada apa, jadi putus hubungan," lanjut Zaskia.

Meski sudah saling memaafkan, Zaskia menegaskan proses hukum tetap berjalan. Ia menilai hal tersebut penting sebagai bentuk penegakan hukum di Indonesia.

"Iya karena Indonesia kan negara hukum ya jadi bapak-bapak dari pengadilan juga pengen menunjukkan hukum tuh tetap berjalan dan kalau memaafkan pun udah walaupun rasanya hatinya karena udah dimaafin kan hatinya kan udah melihatnya jadi 'Aduh kasihan' apalagi tahu kondisinya beliau seperti apa gitu," jelas Zaskia.

Topik Menarik