Program Penguatan PTS 2026 Diluncurkan, Daya Saing Lulusan Ditingkatkan

Program Penguatan PTS 2026 Diluncurkan, Daya Saing Lulusan Ditingkatkan

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 13 April 2026 - 15:46
share

Kemendiktisaintek meluncurkan program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP PTS) 2026, Senin (13/4/2026). PP PTS 2026 dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta daya saing lulusan, sejalan dengan arah kebijakan Pendidikan Tinggi Berdampak.

Plt. Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Badri Munir Sukoco menegaskan bahwa penguatan PTS bukan sekadar program bantuan jangka pendek, melainkan strategi jangka panjang untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah dan antarperguruan tinggi swasta.

Baca juga: Bank Indonesia Buka Rekrutmen Special Hire dan PKWT 2026, Daftar Hari Ini

“Penguatan PTS merupakan syarat utama dalam mewujudkan sistem perguruan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Selain itu, program ini merupakan upaya pemerintah dalam memastikan kualitas pendidikan tinggi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi dapat dapat berkembang secara lebih merata di Indonesia, ” katanya, melalui siaran pers, Senin (13/4/2026).

Program ini merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah sejak tahun 2016 dalam memperkuat kapasitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS), yang saat ini mendominasi ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia, dengan jumlah mencapai lebih dari 95 persen dari total perguruan tinggi yang ada. Di tahun 2024 program ini telah menjangkau 60 PTS, sementara di tahun 2025 meningkat menjadi 240 persen menjadi 403 PTS.Baca juga: Dukung Prioritas Presiden di Daerah Tertinggal, Ditjen PPDT Gandeng MNC University Kembangkan Ekonomi Digital Desa

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk hadir memperkuat kualitas pendidikan tinggi di indonesia termasuk di dalamnya PTS,” ujar Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Mukhamad Najib.

Pada tahun 2026, fokus program PP-PTS mencakup dua skema utama. Pertama, Skema A-Penguatan Kualitas Pembelajaran. Skema ini ditujukan bagi PTS dengan kapasitas kecil hingga menengah, dengan fokus pada peningkatan kualitas proses pembelajaran melalui dukungan sarana dan prasarana pendidikan.

Kedua, Skema B - Peningkatan Daya Saing dan Relevansi Lulusan. Skema ini diarahkan bagi PTS yang telah memiliki kapasitas lebih besar, dengan fokus pada penguatan keunggulan spesifik institusi serta peningkatan relevansi lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Pendekatan Berbasis Kinerja dan Akuntabilitas

Pelaksanaan PP-PTS Tahun 2026 dilakukan secara akuntabel, transparan, dan berbasis kinerja, melalui tahapan seleksi yang meliputi evaluasi administratif, substantif, dan kelayakan program. Untuk itu, Perguruan tinggi yang menerima bantuan diwajibkan memanfaatkan bantuan sesuai proposal yang disetujui, menyampaikan laporan pemanfaatan bantuan, serta menjamin keberlanjutan pemanfaatan sarana untuk peningkatan mutu pembelajaran.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, PP PTS terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran, penguatan kapasitas institusi, serta peningkatan relevansi lulusan sehingga melalui pelaksanaan PP PTS Tahun 2026, diharapkan PTS di Indonesia dapat memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, meningkatkan daya saing lulusan, serta mendorong perguruan tinggi lebih responsif terhadap kebutuhan pembangunan nasional dan daerah.

Topik Menarik