Baim Wong Garap Film Semua Akan Baik-Baik Saja Sangat Personal, Banjir Air Mata!

Baim Wong Garap Film Semua Akan Baik-Baik Saja Sangat Personal, Banjir Air Mata!

Gaya Hidup | inews | Kamis, 9 April 2026 - 10:27
share

JAKARTA, iNews.id – Aktor sekaligus Sutradara Baim Wong kembali hadir dengan karya terbarunya yang berbeda dari film-film sebelumnya. Lewat Semua Akan Baik-Baik Saja, ia memilih mengangkat drama keluarga dengan pendekatan yang sangat personal, dan dijamin menguras emosi penonton.

Film yang dijadwalkan tayang pada 13 Mei 2026 ini menjadi proyek penuh perasaan bagi Baim. Ia mengaku sejak awal sudah membayangkan secara detail karakter hingga emosi yang ingin disampaikan, sehingga proses pemilihan pemain pun dilakukan dengan sangat selektif.

"Saya memilih para pemeran berdasarkan karakter yang saya bayangkan sejak awal. Kami ingin menghadirkan cerita yang terasa dekat dengan masyarakat Indonesia, sehingga penonton bisa merasa terhubung secara emosional," ujar Baim, belum lama ini. 

Pendekatan personal tersebut terasa kuat dalam kisah yang dihadirkan. Film ini mengikuti perjalanan Langit, yang diperankan Reza Rahadian, seorang pria yang lama menjauh dari keluarganya. Kehidupannya berubah drastis setelah kepulangannya justru berujung tragedi, yaitu kehilangan sang kakak, Tari (Happy Salma), akibat serangan jantung mendadak.

Duka tersebut menjadi titik balik penuh air mata. Langit yang sebelumnya menjauh, kini harus memikul tanggung jawab besar, termasuk merawat keponakan-keponakannya yang mana salah satunya merupakan anak dengan down syndrome. Situasi ini memaksanya memahami arti keluarga, kehadiran, dan pengorbanan.

Konflik emosional semakin dalam dengan hadirnya Ilham, mantan suami Tari yang diperankan Teuku Rifnu Wikana. Di tengah suasana berduka, ia justru menuntut hak atas rumah, memperkeruh keadaan keluarga yang sedang rapuh.

Tak hanya itu, kekuatan cerita juga didukung akting para pemain lintas generasi seperti Christine Hakim, Raihaanun, dan Ari Irham yang menghadirkan dinamika keluarga terasa begitu nyata.

Menurut Reza Rahadian, kekuatan utama film ini terletak pada kejujuran emosinya. Ia bahkan mengaku sudah merasakan kedalaman cerita sejak pertama kali membaca naskah.

"Ini film tentang keluarga sebagai tempat pulang. Selalu ada luka dan konflik, tapi setiap anggota punya peran penting. Cerita ini disampaikan dengan sangat jujur," kata Reza.

Menariknya, film ini juga membawa pesan inklusivitas dengan melibatkan aktor down syndrome serta menghadirkan debut Ade Rai di layar lebar.

Setelah sukses dengan film horor Lembayung dan Sukma, Baim kini menunjukkan sisi lain sebagai sutradara. Ia tak hanya ingin menakut-nakuti penonton, tapi juga menyentuh hati mereka lebih dalam.

Lewat Semua Akan Baik-Baik Saja, Baim Wong seolah mengajak penonton untuk merenung tentang keluarga, kehilangan, dan kenyataan bahwa di balik luka, selalu ada harapan. Namun satu hal yang pasti, film ini akan menghadirkan banyak air mata di bangku bioskop.

Topik Menarik