3 Jajanan Tradisional untuk Hantaran Lebaran 2026: Ketan Srikaya hingga Lemper Bakar
Momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah semakin dekat. Tradisi silaturahmi pun kembali menjadi bagian penting dalam perayaan ini, baik bersama keluarga, sahabat, maupun tetangga di lingkungan sekitar.
Dalam budaya masyarakat Indonesia, membawa bingkisan saat berkunjung menjadi kebiasaan yang kerap dilakukan. Umumnya, hantaran tersebut berupa kue kering atau makanan lain yang memiliki nilai manfaat.
Baca juga: Tips Masak Ketupat Cepat Matang, cuma 30 Menit!
Namun, sebagai negara dengan kekayaan kuliner yang beragam, jajanan tradisional juga dapat menjadi alternatif menarik untuk dijadikan hantaran Lebaran. Berikut informasinya yang dikutip dari laman Vokasi Kemendikdasmen, Kamis (19/3/2026).
Guru Konsentrasi Keahlian Tata Boga SMKN 3 Magelang, Jawa Tengah, Sharika Luwih, membagikan tiga rekomendasi jajanan tradisional yang cocok dijadikan isi hampers Lebaran. Selain unik, pilihan ini juga sarat cita rasa khas Nusantara.
Pilihan pertama adalah ketan srikaya. Jajanan ini terbuat dari beras ketan yang dikukus, lalu disajikan dengan lapisan selai srikaya di bagian atasnya. Kombinasi rasa gurih dan manis, serta tekstur lembut, membuat ketan srikaya menghadirkan sensasi rasa yang khas di setiap gigitan.
Selanjutnya, ada kue sengkulun yang juga dapat menjadi pilihan tepat. Kue ini dibuat dari campuran tepung beras atau tepung ketan, santan, kelapa parut, dan gula merah. Setelah dikukus hingga matang, sengkulun memiliki tekstur kenyal dan biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut yang menambah cita rasa gurih.
Sementara itu, lemper bakar menjadi rekomendasi terakhir yang tak kalah menarik. Berbeda dengan lemper pada umumnya yang dikukus, varian ini diolah dengan cara dipanggang. Terbuat dari beras ketan dengan isian ayam suwir berbumbu atau serundeng ayam, lemper dibungkus daun pisang sebelum dibakar di atas bara api. Proses ini menghasilkan aroma khas daun pisang yang terbakar serta rasa gurih yang lebih kuat.
Ketiga jajanan tradisional ini tidak hanya cocok sebagai hantaran Lebaran, tetapi juga menjadi cara untuk mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan kekayaan kuliner lokal Indonesia.









