3 Fakta Vape Bahaya untuk Remaja, Rentan Disusupi Zat Psikoaktif Baru

3 Fakta Vape Bahaya untuk Remaja, Rentan Disusupi Zat Psikoaktif Baru

Gaya Hidup | okezone | Senin, 23 Februari 2026 - 02:07
share

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap bahaya rokok elektrik lantaran adaptifnya pola penyalahgunaan zat adiktif. Apalagi saat ini perkembangan teknologi sangat masif dan rokok elektrik tengah menjadi gaya hidup masyarakat.

Dalam pembahasan rokok elektrik dari perspektif kesehatan, para narasumber yang berasal dari BNN, Kementerian Kesehatan, BRIN, dan BPOM menyampaikan pandangan bahwa rokok elektrik atau Vape tidak dapat dipandang sebagai produk yang sepenuhnya aman. 

Berikut ini fakta-fakta bahaya Vape, seperti dirangkum Senin (23/2/2026). 

1. Cairan Toksik 

Cairan e-liquid diketahui mengandung nikotin serta berbagai zat kimia lain yang bersifat toksik dan berpotensi karsinogenik. Paparan zat tersebut melalui proses inhalasi dinilai dapat berdampak buruk terhadap sistem pernapasan dan saraf, terutama pada kelompok usia remaja yang masih berada dalam fase pertumbuhan dan perkembangan.

 

2. Rentan Disusupi Zat Psikoaktif Baru 

Selain menimbulkan risiko kesehatan, penyalahgunaan cairan liquid rokok elektrik juga telah menjadi persoalan serius dari perspektif hukum. Sejumlah kasus yang berhasil diungkap aparat penegak hukum menunjukkan bahwa perangkat dan cairan Vape kerap dimodifikasi atau dicampur dengan narkotika maupun zat psikoaktif baru (New Psychoactive Substances/NPS) untuk mendapatkan efek yang serupa dengan penyalahgunaan narkoba pada umumnya.

3. Butuh Regulasi 
Menanggapi kondisi tersebut, ketiga lembaga tersebut merekomendasikan perlunya regulasi yang secara tegas mengatur pembatasan penggunaan serta pengendalian peredaran Vape maupun Dinitrogen Oksida agar tidak disalahgunakan di luar peruntukannya. Pengawasan lintas sektor, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga konsumsi, perlu diperkuat, disertai edukasi yang masif dan berkelanjutan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan dari penyalahgunaan gas tersbebut.

Penekanan dan rekomendasi tersebut menegaskan pentingnya langkah komprehensif dan terintegrasi dalam menghadapi dinamika penyalahgunaan zat yang terus berkembang. 

Topik Menarik