Tangis Kartika Putri Pecah saat Cerita Pengalaman Pertama Pakai Cadar, Mengharukan

Tangis Kartika Putri Pecah saat Cerita Pengalaman Pertama Pakai Cadar, Mengharukan

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 20 Februari 2026 - 10:04
share

JAKARTA, iNews.id – Keputusan seorang figur publik untuk mengubah penampilannya kerap memantik perhatian. Namun bagi Kartika Putri, mengenakan niqab atau cadar bukan sekadar perubahan gaya, melainkan perjalanan batin yang penuh pergulatan, doa, dan air mata.

Untuk pertama kalinya, Kartika Putri mengungkap kisah di balik keputusan memakai cadar atau niqab. Penasaran dengan kisahnya? Simak hanya di berita ini. 

Awal Mula Kartika Putri Pakai Cadar 

Semua bermula saat Kartika Putri menghadiri acara yang diisi oleh Hubabah, istri dari Habib Umar bin Hafidz, dari Tarim, Yaman. Dalam kesempatan itu, materi disampaikan dan ditarjihkan oleh Ustazah Aisyah Farid.

Kartika Putri mantap bercadar. (Foto: Youtube)

"Selama ini yang aku tahu cuma laki-laki yang harus menundukkan pandangan. Tapi di situ aku baru paham, perempuan juga harus menjaga pandangan dan menutup dirinya," ujar Kartika dalam podcast Youtube Kartika Putri Official, dikutip Jumat (20/2/2026). 

Ucapan Hubabah rupanya mengguncang pikiran Kartika. Dia mengaku batinnya berkecamuk. Dalam perenungannya, dia bahkan mengaitkan kondisi kesehatannya dengan introspeksi diri.

"Aku sempat berpikir, aku kena autoimun, jangan-jangan itu ‘ain’, teguran dari Allah. Jangan sampai sudah ditegur malah enggak tahu diri," tuturnya lirih.

Pergulatan itu tidak berhenti di ruang pikirannya saja. Sampai akhirnya pada Agustus 2024, Kartika memberanikan diri menelepon sang suami untuk menyampaikan niatnya mengenakan cadar. 

"Aku telepon habib, bilang, ‘Bib, pulang ke rumah, aku mau ngomong.’ Pas aku minta izin berniqab, dia speechless. Dia cuma bilang, ‘Kamu yakin? Pikir-pikir dulu'," kenangnya.

Sang suami, yang tak lain adalah Habib Usman bin Yahya, disebutnya khawatir jika keputusan itu diambil dalam kondisi emosi yang belum stabil. Namun Kartika merasa dorongan dalam hatinya begitu kuat.

Setelah mendengar keinginan Kartika untuk bercadar, Habib Usman meminta agar istrinya mantap mengenakan niqab atau cadar di hari ulang tahunnya sebagai hadiah untuk suami. Namun Kartika tidak mengiyakan, dia takut jika menunda kebaikan.

"Aku bilang harus disegerakan, setannya banyak. Kalau mundur-mundur lagi, bisa berubah," ucapnya.

Mendengar tekad istrinya, Habib Usman akhirnya memeluk Kartika. Momen itu menjadi titik yang tak pernah dilupakan.

"Habib meluk aku dan bilang, ‘Ini doa aku selama ini, tapi enggak sangka Allah kabulkan secepat ini'," ujar Kartika.

Kartika pun tersentak. Dia mengira keputusan itu semata-mata lahir dari kegelisahan pribadinya. Ternyata, di balik itu ada doa yang diam-diam dipanjatkan suami.

"Ternyata ini doanya habib. Doanya suami," katanya dengan mata berkaca-kaca.

Topik Menarik