Kenapa Klinik Gigi Zaman Now Semakin Ramah Anak? Ini Alasannya!
JAKARTA, iNews.id - Kesadaran orang tua untuk memeriksakan kesehatan gigi anak sejak dini masih menjadi tantangan di Indonesia. Padahal, pemeriksaan rutin ke dokter gigi tak hanya mencegah gigi berlubang, tetapi juga membantu mendeteksi gangguan pertumbuhan rahang dan susunan gigi sejak awal.
Dokter gigi menyarankan kunjungan pertama dilakukan saat gigi pertama anak tumbuh atau paling lambat pada usia satu tahun. Pemeriksaan berkala setiap enam bulan penting untuk memantau kebersihan gigi, risiko karies, hingga kebiasaan buruk seperti mengisap jempol yang dapat memengaruhi susunan gigi permanen.
Salah satu klinik yang menyoroti pentingnya edukasi ini adalah Damessa Dental Care yang baru membuka cabang di kawasan Grand Depok City. Founder Damessa Family Dental Care, Gomgom Sumpono, mengatakan pendekatan ramah keluarga menjadi kunci agar anak tidak takut ke dokter gigi.
Ini Pendidikan Roby Tremonti, Viral Bikin Hitung-Hitungan Ngaco soal Klarifikasi Broken Strings
Menurut dia, pengalaman pertama anak di klinik akan sangat menentukan sikap mereka terhadap perawatan gigi di masa depan. Suasana yang nyaman serta komunikasi yang baik antara tenaga medis dan anak membantu mengurangi rasa cemas.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang mudah dan cepat untuk perawatan gigi berkualitas, serta didukung oleh tenaga medis profesional yang selalu mengutamakan kenyamanan pasien," ungkap Gomgom Sumpono, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (20/2/2026).
Cegah Masalah Sejak Awal
Data kesehatan menunjukkan bahwa gigi berlubang masih menjadi masalah umum pada anak usia sekolah. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, infeksi, bahkan mengganggu konsentrasi belajar.
Selain karies, masalah lain yang kerap muncul adalah susunan gigi tidak rapi atau maloklusi. Pemeriksaan sejak dini memungkinkan dokter memantau kebutuhan perawatan ortodonti seperti behel atau aligner di waktu yang tepat, sehingga hasilnya lebih optimal.
"Scaling atau pembersihan karang gigi juga tidak hanya diperuntukkan bagi orang dewasa. Anak dan remaja yang sudah memiliki penumpukan plak dianjurkan menjalani pembersihan rutin agar terhindar dari radang gusi," tambah Gomgom.










