Hubungan Aji Darmaji dengan Anak Sulung Mpok Alpa Memanas gegara Warisan? Ini Faktanya!
JAKARTA, iNews.id — Isu retaknya hubungan ayah-anak antara Aji Darmaji dan Sherly, anak sulung almarhumah Mpok Alpa, kembali viral di media sosial. Aji pun mengungkap kondisi terkini hubungan dia dengan Sherly.
Kabar Aji Darmaji dan Sherly memanas viral di media sosial usai Sherly meninggalkan rumah di tengah proses sidang penetapan ahli waris yang berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Aji menilai, aksi Sherly tersebut tidak ada kaitannya dengan problematika warisan.
Menanggapi hal itu, Aji Darmaji akhirnya buka suara. Dia membenarkan bahwa sempat kehilangan kontak dengan Sherly selama beberapa hari. Namun, setelah ditelusuri, Sherly diketahui berada di rumah salah satu temannya dan dalam kondisi baik-baik saja.
Aji menilai peristiwa tersebut lebih disebabkan oleh kondisi emosional Sherly yang masih dalam fase pertumbuhan menuju dewasa. Menurut dia, sikap tersebut wajar terjadi pada remaja dan tidak berkaitan dengan persoalan hukum maupun pembagian warisan.
"Namanya anak sudah memasuki masa pubertas, pasti ada masalah pribadi, bisa soal perasaan, sekolah, atau hal lain," ujar Aji saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, belum lama ini.
Dia juga menegaskan bahwa tidak ada konflik serius antara dirinya dan Sherly. Aji memastikan hubungan mereka tetap baik dan isu yang berkembang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
"Dia baik-baik saja di rumah temannya. Nggak ada masalah apa-apa, dan nggak ada hubungannya dengan proses ahli waris," tegasnya.
Terkait berbagai pemberitaan miring yang sempat beredar, Aji memilih untuk tidak ambil pusing. Dia mengaku lebih fokus pada proses hukum yang kini telah menemui titik terang. Permohonan yang diajukan sebelumnya telah dikabulkan Majelis Hakim.
Aji pun menyampaikan rasa lega atas keputusan tersebut. Menurutnya, langkah ini diambil demi memastikan masa depan anak-anak Mpok Alpa terlindungi secara hukum.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Aji Darmaji memutuskan untuk membagi harta peninggalan Mpok Alpa secara merata kepada keempat anaknya, termasuk Sherly. Meski Sherly tidak tercatat dalam perwalian karena usianya dianggap cukup dewasa, Aji menegaskan tidak ada perlakuan berbeda.
"Karena semuanya lahir dari rahim ibunya, jadi saya pakai hukum adat. Nggak ada yang dibeda-bedain," ujarnya.










