Ibu Barbie Hsu Nyatakan Perang dengan Wang Xiaofei demi Lindungi Warisan Putrinya
Huang Chunmei, ibu Barbie Hsu menyatakan perang terhadap mantan menantunya, Wang Xiaofei demi melindungi warisan putrinya. Ia bertekad untuk mencari keadilan dengan mengambil sikap tegas untuk mempertahankan hak artis Taiwan itu.
Dalam pernyataan emosional yang dikutip media Taiwan ETtoday, Huang Chunmei mengungkapkan kesedihannya atas meninggalnya Barbie Hsu sekaligus kemarahannya atas Wang Xiaofei.
"Bagaimana saya bisa mengisi kekosongan di hati saya? Saya tidak percaya bahwa keadilan tidak dapat ditegakkan. Saya akan berperang. Tolong dukung saya,” kata Huang Chunmei dilansir dari KBIZoom, Selasa (17/2/2025).
Pernyataan ini ditafsirkan sebagai tantangan langsung terhadap Wang Xiaofei dan keluarganya, yang semakin menjadi sorotan publik. Setelah meninggalnya pemeran Shancai itu, pengusaha asal China tersebut kembali ke Beijing pada 11 Februari 2025 bersama istri barunya, meninggalkan dua anaknya di Taiwan.
Foto/Getty ImagesIa juga dilaporkan tidak menghadiri pemakaman mantan istrinya, yang membuatnya mendapat banyak kritik. Sejumlah netizen mencemooh sikapnya, menyebutnya sedang “berakting” ketika ia tertangkap kamera berjalan sendirian di tengah hujan pada 3 Februari 2025, seolah ingin menunjukkan kesedihannya kepada publik.
Selain itu, muncul rumor bahwa ibu Wang Xiaofei, Zhang Lan, telah membayar biaya pemakaman bintang Meteor Garden itu di Jepang serta biaya kepulangan abunya ke Taiwan, yang kemudian dibantah sebagai kabar palsu.
Akibat kontroversi ini, akun media sosial Wang Xiaofei dan ibunya di Weibo serta TikTok pribadinya dilaporkan telah dihapus secara permanen oleh otoritas China.
Di sisi lain, laporan media menyebut bahwa Wang Xiaofei dan ibunya terlilit utang sebesar USD142 juta atau Rp2,3 miliar. Dugaan muncul bahwa mereka telah mendirikan perwalian di Taiwan untuk menyembunyikan dan mencuci uang.
Sementara itu, harta peninggalan istri DJ Koo itu diperkirakan bernilai sekitar USD75 juta atau Rp1,2 triliun dengan dua properti mewah di Taiwan. Berdasarkan hukum Taiwan, kedua anaknya berhak mewarisi dua pertiga aset tersebut, sementara Wang Xiaofei tetap memiliki peran sebagai wali sah mereka.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ia bisa mendapatkan kendali atas sebagian besar warisan mantan istrinya.
Para ahli hukum menegaskan bahwa Huang Chunmei, sebagai nenek dari anak-anak Barbie Hsu, memiliki hak untuk mengajukan penangguhan hak asuh Wang Xiaofei hingga anak-anaknya dewasa. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa Wang Xiaofei masih bisa mengajukan banding melalui jalur hukum.
Itu artinya pertikaian terkait warisan ini kemungkinan akan berlangsung lama dan penuh konflik. Di tengah konflik ini, suami Barbie Hsu saat ini, DJ Koo berjanji akan melindungi keluarga dan anak-anak istrinya dari Wang Xiaofei.
“Warisan ini adalah sesuatu yang diperjuangkan oleh Barbie Hsu untuk melindungi keluarga tercintanya. Saya akan mempercayakan semua wewenang kepada ibu mertua saya,” tulis DJ Koo di media sosialnya.
Ia juga menegaskan bahwa ia akan mengambil langkah hukum untuk memastikan hak anak-anak tetap terlindungi hingga mereka dewasa. “Saya akan mencegah orang-orang jahat menyentuh mereka,” jelas pemilik nama asli Koo Jun Yup itu.
Pada kesempatan yang sama, pria asal Korea Selatan itu mengecam tindakan Wang Xiaofei dan keluarganya. “Sebelum kami sempat mencerna kesedihan kami, mereka sudah mulai mencemarkan nama baik keluarga kami. Ada yang berpura-pura sedih berjalan di tengah hujan, sementara yang lain menyebarkan berita palsu untuk mencoreng nama baik Barbie Hsu,” tegasnya.
Barbie Hsu meninggal dunia pada Minggu, 2 Februari 2025 di Jepang akibat pneumonia akut yang disebabkan oleh influenza. Jasadnya dikremasi di Jepang sebelum dipulangkan ke Taiwan.
Ia sebelumnya menikah dengan Wang Xiaofei pada 2011 dan dikaruniai dua anak. Namun, pernikahan mereka berakhir pada November 2021. Tidak lama setelah perceraiannya, Barbie Hsu menikah dengan Koo Jun Yup pada 8 Februari 2022.










