Mengapa Thaharah Itu Penting? Simak Penjelasannya
JAKARTA,iNews.id- Mengapa thaharah itu penting? Hal itu karena melibatkan aspek kesucian fisik dan spiritual bagi seorang muslim.
Konsep thaharah ini memiliki dampak signifikan dalam ibadah, kesehatan, dan kebersihan moral seorang Muslim, sehingga menjadikan pemahaman dan praktik thaharah sangat ditekankan dalam agama Islam.
Dalam Islam, banyak ibadah yang memerlukan kondisi thaharah. Sebelum melaksanakan salat (shalat), membaca Al-Quran, berhaji, atau melakukan ibadah lainnya, seorang Muslim diwajibkan menjaga kesucian tubuh dan pakaian.
Dilansir dari NU Online, inilah pembahasan mengapa thaharah itu penting?
Dalam hadits riwayat Imam Muslim, dalam kitab Shahh Muslim, Kitb al-Thhrah, Bb Fadhl al-Wudh (Bab Keutamaan Wudhu), disebutkan:
: : ( ) . . . ( ).
Artinya: ...Dari Ab Mlik al-Asyar, ia berkata: Rasulullah saw bersabda: Bersuci itu bagian dari iman, ucapan Alhamdulillh memperberat timbangan (kebaikan), ucapan Subhnallh dan ucapan Alhamdulillh memenuhi ruangan antara langit dan bumi, shalat adalah nur (cahaya), sedekah adalah burhan bukti nyata, sabar adalah pelita dan Al-Quran adalah hujjah argumen yang membela atau justeru yang menuntutmu. Semua orang berusaha. Ia pertaruhkan (menjual) dirinya. Apakah ia akan membebaskan dirinya ataupun justeru menghancurkannya. (HR Muslim, nomor 223).
Hadits ini memiliki kedudukan yang sangat besar dan menjadi pokok atau sumber dari berbagai sumber keislaman (ashlun min ushl al-Islm). Di dalamnya terdapat hal-hal penting yang menjadi pedoman bagi kaum muslimin dalam kehidupan dunia dan akhirat (muhimmat min qawid al-Islm). (al-Nawaw, Shahh Muslim bi-Syarh al-Nawaw, Kairo: Dr al-Hadts, 2001, juz II, h. 102).
Makna Thaharah dalam Islam
Istilah thaharah, sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas, merujuk pada wudhu. Namun, makna asal dari thaharah adalah al-nadhfah (kebersihan) dan al-nazhah (ketulusan, kesucian). Pendapat ini dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Bathl al-Rakb dalam Syarh Gharb al-Muhadzdzab:
Thahrah asalnya adalah tentang kebersihan dan ketulusan, bahwa seseorang membersihkan diri secara fisik dan spiritual dari segala kotoran dan dosa. (al-Syaikh al-Imm Ab Ishq Ibrhim bin Al bin Ysf al-Fairuzabd, al-Muhadzdzab, Surabaya: Al-Hidayah, t.t., juz I, h. 3).
Dalam Islam, thaharah memiliki dua aspek penting. Pertama, thaharah mengacu pada pemenuhan syarat fisik, yaitu membersihkan anggota tubuh dengan wudhu sebelum melakukan ibadah tertentu, seperti salat. Hal ini menandakan kewajiban menjaga kebersihan fisik agar ibadah dapat diterima oleh Allah.
Kedua, thaharah juga mencakup aspek spiritual, yang mengandung makna ketulusan dan kesucian hati. Selain membersihkan tubuh secara fisik, seorang Muslim juga harus membersihkan hati dari dosa, niat buruk, dan hal-hal yang tidak baik. Thaharah spiritual ini mencerminkan komitmen dan kepatuhan dalam menjalani kehidupan yang suci dan tulus di hadapan Allah.
Dengan memahami makna thaharah dalam kedua dimensi ini, seorang Muslim diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik, menjaga kesucian diri, dan mendekatkan diri kepada Allah dengan hati yang tulus dan bersih dari segala keburukan.
Mengapa thaharah itu penting
Dari hadis-hadis di atas, Thaharah mengandung dua makna utama antara lain kebersihan fisik (zahir) dan kebersihan spiritual (batin).
Thaharah dengan air khususnya menyucikan tubuh, sementara pekerti dan pilar keimanan lainnya bertujuan untuk menyucikan hati.
Thaharah juga menjadi bagian dari iman karena menghapus dosa-dosa kecil, dan wudhu yang sah memerlukan keimanan sebagai syaratnya.
Ulama juga menyatakan bahwa thaharah merupakan syarat sahnya shalat, sehingga dapat dikatakan sebagai sebagian (syathr) dari iman.
Pendapat ini mendekati kebenaran dan sejalan dengan ayat yang menyatakan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan iman, yang dalam konteks ini merujuk pada shalat yang sah dengan wudhu.
Pandangan ini juga diungkapkan oleh Syekh Ibnu Hajar al-\'Asqalani dan Muhammad Abd al-Rauf al-Munawi, yang menyebutkan bahwa menyempurnakan wudhu dapat menghapuskan dosa-dosa masa lalu dan masa mendatang.
Oleh karena itu, thaharah memegang peranan penting dalam kehidupan seorang Muslim, baik dalam menjalankan ibadah maupun membersihkan hati dan jiwa dari dosa dan noda.
Dengan menjaga thaharah, seseorang dapat mendekatkan diri kepada Allah dan menghadirkan kesucian dan kebersihan dalam setiap aspek kehidupan.
Pertanyaan mengapa thaharah itu penting? Sudah terjawab bukan. Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita semua. Aamiin.









