Cinta Ditolak, Om-om Mengamuk Pakai Pedang dan Rusak Rumah ABG 16 Tahun

Cinta Ditolak, Om-om Mengamuk Pakai Pedang dan Rusak Rumah ABG 16 Tahun

Gaya Hidup | BuddyKu | Sabtu, 8 April 2023 - 07:57
share

FAJAR.CO.ID Api cemburu menyulut emosi GS, pria berusia 40 tahun di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Pujaan hatinya, perempuan 16 tahun, dijemput teman laki-lakinya.

GS mengaku cinta mati pada anak perempuan itu. Sayang, cinta mati sang om-om tak berbalas. Cinta ditolak.

Penolakan siswi SMA itu membuat emosi GS kian menyala. Dia mengamuk dan merusak rumah RS (46 tahun). Bak seorang samurai, GS membawa pedang dan merusak rumah RS secara membabi buta.

Antara GS dan RS sebenarnya masih bertetangga. Rumah keduanya bersebelahan di Jalan Padasuka, Kelurahan Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Aksi perusakan itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu (29/3/2023). GS yang membawa pedang, langsung menebas spanduk-spanduk yang ada di depan rumah RS.

Tak hanya itu, tembok rumah gadis 16 tahun itu pun jadi sasaran. GS tak hanya merusak tembok. Dia merobohkan pula tembok tersebut.

Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Dhoni Erwanto menyebut telah menangkap pelaku. Senjata tajam berupa pedang pun disita. Polisi menjadikan pedang bergagang kayu tersebut sebagai alat bukti perusakan rumah RS.

Kompol Dhoni Erwanto mengungkapkan, GS tersulut api cemburu. Saking marahnya, GS bahkan berkelahi dengan RS, ayah remaja 16 tahun pujaan hatinya itu.

Cinta om-om terhadap ABG 16 tahun ini sempat viral di media sosial. GS mengaku naksir. Bahkan, hubungannya cukup dekat. Sudah hampir setahun antar jemput dia (siswi 16 tahun, Red), pengakuan GS kepada polisi.

Namun, orang tua perempuan pujaan hatinya itu mendengar omongan orang lain. Dia pun dilarang antar jemput lagi anak gadis RS.

Saya tanya kenapa, ndak dijawab. Malah memusuhi saya. Nomor telepon saya juga diblokir, ujar GS.

Pengakuan GS, orang tua sang gadis awalnya tidak menolak anaknya diantar jemput olehnya. Katanya, ndak apa-apa, boleh. Namanya jodoh, tidak ada yang tahu. Tapi ada saja yang sirik di luar. Saya tanya orang tuanya kenapa? ndak dijelasin, sesal GS.

Aksi GS ini menjadi viral, setelah RO mengunggah curahan hatinya di media sosial. Dia mengaku sering diteror oleh GS.

RO mengaku, GS selalu menguntitnya setiap hari . Tak hanya menguntit, GS sempat mengamuk dan memaksa untuk meminta nomor telepon RO. (fajar)

Topik Menarik