Loading...
Loading…
Ngebet Jadi Capres, Cak Imin Sebut PKB Berpeluang Gagas Koalisi Baru

Ngebet Jadi Capres, Cak Imin Sebut PKB Berpeluang Gagas Koalisi Baru

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Indozone | Kamis, 02 Juni 2022 - 10:40

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar , mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan besar akan membuat poros koalisi baru untuk menyambut Pilpres 2024 mendatang.

Ia menilai sejauh ini dinamika politik masih sangat cair, bahkan belum ada koalisi yang sangat matang dan kuat sehingga semuanya masih bisa berubah.

Kita berpeluang membuat koalisi baru, kan belum ada yang matang. Jadi semuanya masih mungkin, kata Muhaimin dalam siaran persnya dikutip Kamis (2/6/2022).

Diketahui sejumlah partai politik (parpol) telah mendeklarasikan koalisi menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Seperti Partai Golkar yang menggalang koalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam wadah Koalisi Indonesia Baru (KIB).

Capres Harus Muhaimin

Dilanjutkan Muhaimin, partainya membuka diri untuk menjalin koalisi dengan parpol mana pun. Namun, ada catatan bahwa koalisi yang dibangun PKB mematok posisi tawar tinggi, yakni proposal calon presiden (capres).

Begitu juga jika nantinya PKB masuk di dalam KIB, maka mengajukan syarat yakni capres harus berasal dari partainya, di mana sejauh ini capres yang diusung PKB adalah Muhaimin.

Ya, saya capresnya. Kalau capres mereka bukan saya, ya tentu saya tidak gabung dengan mereka, katanya.

Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada tokoh yang secara terbuka menyatakan bakal maju sebagai capres, selain dirinya. Pria yang biasa disapa Cak Imin mengatakan bahwa dirinya akan berdiskusi dengan para ketua umum parpol untuk membahas kemungkinan koalisi.

Tentu saya akan berdiskusi dengan mereka sebelum ada keputusan capres siapa, katanya.

Lebih jauh Wakil Ketua DPR RI ini berujar jika PKB melakukan komunikasi juga dilakukan dengan PDIP dan Partai Gerindra. Namun, sejauh ini baru diskusi-diskusi biasa yang belum ada kesimpulan akhirnya.

Belum ada yang menyimpulkan sampai hari ini, katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

Original Source

Topik Menarik