Loading...
Loading…
Buka Pasar Murah Ramadhan, Ketua PWNU DKI Ingatkan Pemerintah Soal Kenaikan Harga Bahan Pokok

Buka Pasar Murah Ramadhan, Ketua PWNU DKI Ingatkan Pemerintah Soal Kenaikan Harga Bahan Pokok

Powered by BuddyKu
Gaya Hidup | Sindonews | Sabtu, 09 April 2022 - 22:20

JAKARTA Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menggelar pasar murah Ramadhan 1443 H di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Pembukaan pasar murah tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari warga setempat.

Hadir dalam acara tersebut Ketua PWNU DKI Jakarta KH Samsul Ma'arif, Sekretaris Komisi D DPRD dari Fraksi Gerindra H Syarif dan politisi muda Nahdliyyin dari PAN Jouf Basyaib Al Ansor.

Sekretaris Komisi D DPRD dari Fraksi Gerindra H Syarif mengungkapkan, seluruh pengurus NU selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Syarif optimistis kegiatan ini akan berpengaruh secara signifikan.

Saya meminta masyarakat untuk memberikan masukan kebijakan agar terus memberikan kemaslahatan yang lebih luas, ujarnya, Sabtu (9/4/2022). Baca: Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah, Catat Ini Lokasinya

Senada, Jouf Basyaib akan selalu mendukung langkah NU dalam mengawal kebijakan pangan dan energi. Jouf mengaku bersyukur dapat bersama NU mengawal pasar murah Ramadhan yang diselenggarakan PWNU DKI. Jouf yakin ikhtiar ini akan diapresiasi oleh seluruh kalangan.

Ketua PWNU DKI KH Samsul Ma'arif kembali mengingatkan kepada pemerintah, NU sebagai mitra pemerintah bertugas untuk membenarkan jika ada kekurangan, bukan membenar-benarkan yang tidak benar. "Hari ini NU harus memberikan masukan kepada pemerintah sebagai bentuk rasa sayang terhadap pemerintah," kata Kiai Samsul.

Baca Juga :
M Taufik Minta Anak Buah Anies Stabilisasi Harga Tepung Terigu yang Mahal

Dalam hal ini adalah kenaikan harga pokok yang gagal dikontrol pemerintah sehingga harga dapat dengan mudah dikapitalisasi oleh pasar yang melebihi batas. Menurut Kiai Samsul, program yang diusung PWNU DKI Jakarta ini dipersembahkan untuk warga DKI yang menjadi korban rapuhnya kebijakan pemerintah agar dapat tetap menikmati khusuknya bulan Ramadhan tanpa memikirkan sulit dan melangitnya harga sembako.

Momentum ini menjadi pengingat bagi pemerintah agar jangan main-main urusan pangan dan energi. "Saya perintahkan semua pengurus PWNU DKI tidak boleh beli paket yang telah disubsidi oleh jejaring NU ini, persilakan yang lebih membutuhkan," ucapnya.

Seperti diketahui, pasar murah Ramadhan dilaksanakan sebagai respons terhadap langkanya bahan pangan yang menjerat kehidupan masyarakat. Tingginya harga bahan pokok rumah tangga khususnya minyak goreng memengaruhi kehidupan masyarakat.

Baca Juga :
Bupati OKU Timur Sidak ke Pasar Tradisional, Temuannya Dahsyat

Karenanya PWNU DKI hadir membantu memberikan solusi kepada setiap lapisan masyarakat yang membutuhkan bahan pokok salah satunya berupa minyak goreng.Kegiatan tersebut semata-mata sebagai gerakan sosial.

Pasalnya, minyak goreng menjadi suatu kebutuhan yang sulit untuk didapatkan masyarakat dan perlu ditekankan kelangkaan bahan pokok harus menjadi prioritas pemerintah.

(hab)

Original Source

Topik Menarik

{
{
{