Loading...
Loading…
Satgas Covid-19 IDI Sebut Indonesia Bisa Masuk Endemi saat Bulan Puasa

Satgas Covid-19 IDI Sebut Indonesia Bisa Masuk Endemi saat Bulan Puasa

Gaya Hidup | okezone | Jumat, 18 Maret 2022 - 09:21

PENANGANAN Covid-19 di Indonesia memang dianggap paling sukses dibandingkan sejumlah negara. Pasalnya, selama gelombang Omicron ini banyak negara yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 dua hingga tiga kali lipat.

Tapi, Indonesia masih berhasil mempertahankan agar angka Covid-19 tetap stabil, bahkan tidak berbeda jauh dibandingkan saat varian Delta. Tidak heran jika kemudian banyak pertanyaan kapan Indonesia akan mengubah status Pandemi menjadi endemi.

Pasalnya, beberapa negara yang telah melewati gelombang Omicron telah mengubah status pandemi mereka menjadi endemi. Apalagi, kini kasus harian terus mengalami penurunan dan cakupan vaksinasi melebihi 70 persen untuk dosis kedua.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban pun optimis bahwa Indonesia dalam waktu dekat bisa mencapai fase endemi Covid-19 tersebut. Itu mengacu pada indikator endemi yang memperlihatkan perbaikan situasi.

"Kasus konfirmasi sudah memperlihatkan penurunan setiap harinya, meski belum turun drastis. Lalu, benar bahwa saat ini Omicron mendominasi kasus, dan cakupan vaksinasi dosis kedua sudah 70 persen lebih," terang Prof Zubairi Djoerban dalam acara Pembukaan Monumen Pengabdian Dokter Indonesia.

Baca Juga :
Kasus Harian COVID-19 Mulai Turun, Kapan Pandemi Berakhir dan Indonesia Masuk Fase Endemi?

Soal cakupan vaksinasi, Prof Beri biasa dia disapa, menyatakan bahwa angka 70 persen sayangnya tidak untuk kelompok lansia. Ya, lansia yang sudah disuntik vaksin dua dosis pada kenyataannya belum 70 persen.

Hal tersebut tentu masih menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak, termasuk pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. Terlebih, lansia menjadi salah satu kelompok masyarakat yang rentan mengalami kondisi buruk jika terinfeksi Covid-19 saat ini.

"Jadi, apakah Indonesia sudah masuk endemi? Belum. Tapi, dalam perjalanan menuju ke arah sana," terang Prof Beri.

Original Source

Topik Menarik

{
{