IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Investor Perlu Cermati 3 Sentimen Ini
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat terbatas pada perdagangan pekan depan. Pelaku pasar perlu mencermati sejumlah sentimen global dan domestik, mulai dari pengumuman evaluasi indeks MSCI hingga pergerakan nilai tukar rupiah.
Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan berdasarkan analisis teknikal, IHSG memiliki sejumlah level support dan resistance yang perlu diperhatikan investor sepanjang pekan mendatang.
“Sepekan ke depan, kami perkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan support 4.824 dan resistance 5.247,” kata Herditya kepada IDXChannel, Minggu (8/11/2026).
Herditya menyebutkan, terdapat tiga sentimen utama yang akan memengaruhi arah pergerakan pasar saham domestik.
Pertama, pelaku pasar tengah menantikan pengumuman hasil MSCI Index November Review yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.
Kedua, investor akan mencermati rilis sejumlah data makroekonomi China, termasuk tingkat inflasi dan neraca perdagangan. Selain itu, publikasi data inflasi Amerika Serikat (AS) juga menjadi perhatian pasar.
Ketiga, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menjadi sentimen yang perlu dicermati. Pasalnya, rupiah mengalami pelemahan pada pekan sebelumnya, di tengah aksi jual bersih (net foreign outflow) yang masih berlangsung di pasar saham domestik.
“Pasar akan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah terhadap USD yang pada pekan kemarin bergerak melemah. Di sisi lain, masih adanya outflow dari IHSG,” jelasnya.
Di tengah dinamika pasar tersebut, Herditya merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor pada pekan depan.
Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) direkomendasikan pada rentang harga Rp1.010-Rp1.115. Selanjutnya, saham PT Astra International Tbk (ASII) berada pada rentang Rp5.125-Rp5.275. Sementara itu, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) direkomendasikan pada rentang harga Rp3.490-Rp3.700.
(Shifa Nurhaliza Putri)








